Berita

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan membuka Bulan Seni Rupa 2022 di Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki (PKJTIM)/Ist

Nusantara

Anies Baswedan: TIM Bukan Tempat untuk Mencari Keuntungan

SABTU, 18 JUNI 2022 | 11:57 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki (PKJTIM) yang telah direvitalisasi Pemprov DKI Jakarta diharapkan menjadi pusat kesenian serta kebudayaan nasional dan dunia.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, PKJTIM juga diharapkan bisa menciptakan ekosistem seniman lebih tumbuh dan berkembang.

“Kita ingin Jakarta menjadi salah satu pusat kebudayaan dunia dan ini menjadi kontributor penting melalui TIM,” kata Anies dikutip Kantor Berita RMOLJakarta, Sabtu (18/6).


Lebih lanjut, Anies mengungkapkan perjalanan PKJTIM yang akhirnya dibuka untuk umum setelah pada 2018 melakukan ground breaking pembangunan.
 
“Tahun 2018 ground breaking dilakukan, di tengah jalan pandemi menerpa, tetapi ikhtiar tetap dijalankan dan alhamdulillah kini fasilitas yang kita bangun itu mulai bisa digunakan, berkat izin Allah SWT secara setahap demi setahap tuntas,” kata Anies.

Anies juga memaparkan, sejak berdiri pada November 1968, PKJTIM terus menjadi tempat karya seni di Jakarta dan nasional ditumbuhkembangkan.

“PKJTIM juga melahirkan dan nama-nama seniman besar yang diingat sebagai pribadi fenomenal, mulai dari Sardono W. Kusumo, W.S. Rendra, Arifin, Farida Utoyo, Afandi dan lainnya sebagainya,” kata Anies.

Maka dari itu, perlu keterlibatan pemerintah dalam menjadikan PKJTIM sebagai pusat seni dan budaya dunia, yang berarti pemerintah juga harus mengalokasikan sumber dayanya agar PKJTIM semakin berkembang.

“Tempat ini harus dikelola sebagai tanggung jawab negara untuk memajukan seni dan budaya, tempat ini tidak boleh dijadikan sebagai tempat untuk mencari keuntungan karena di sini bukan soal keuntungan,” kata Anies.

“Kita ingin budaya dan seni sebagai kehidupan bukan semata-mata penghidupan," tandasnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya