Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Pengiriman Biji-bijian Ukraina, Rusia: Kami Menawarkan Perjalanan yang Aman, Bukan Membangun Koridornya

KAMIS, 16 JUNI 2022 | 12:07 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Rusia menegaskan kembali tawarannya menyediakan 'jalan aman" untuk pengiriman gandum Ukraina dari pelabuhan Laut Hitam, tetapi bukan membangun koridornya.

Duta Besar Rusia untuk PBB Vassily Nebenzia meluruskan kabar yang berkembang belakangan ini tentang 'membangun koridor pengiriman'.

"Kami tidak bertanggung jawab untuk membangun koridor yang aman. Kami mengatakan kami dapat menyediakan jalur yang aman jika koridor ini dibuat," kata Nebenzia, seperti dikutip dari AP, Rabu (15/6).


Pengiriman biji-bijian Ukraina terhenti sejak invasi Rusia dan blokade pelabuhan. Ini memicu harga global untuk biji-bijian, minyak goreng, bahan bakar dan pupuk, dengan beberaoa negara mengeluh dampak yang mulai dirasakan dari invasi Rusia.

Rusia berulangkali mengatakan, tidak pernah memblokir pengiriman biji-bijian. Kapal tidak bisa meninggalkan pelabuhan utama Ukraina itu karena Kyiv tidak mau membersihkan ranjaju yang mereka sebar sendiri di sekitar pelabuhannya.

PBB berusaha menengahi kesepakatan untuk melanjutkan ekspor Ukraina dan ekspor makanan dan pupuk Rusia.

Nebenzia kembali menegaskan, Ranjau yang ditambang pasukan Ukraina menjadi penyebab terhalangnya jalan bagi kapal pengiriman.

Turki kemudian bersedia menjadi penengah negosiasi mengenai koridor aman bagi pengiriman, dan menyarankan bahwa kapal dapat dipandu di sekitar ranjau laut. Namun, itu membutuhkan waktu yang cukup panjang untuk 'menghapus' ranjau.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anwar Sadad, Mulai Rumah hingga SPBE

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:42

UPDATE

Pencalonan Kaesang di Solo Raya Sinyal Perang Terbuka PSI vs PDIP

Senin, 27 Juli 2026 | 10:23

Araghchi Ancam Balas Serangan Ukraina ke Kapal Dagang Iran

Senin, 27 Juli 2026 | 10:23

Istana Tegaskan Mundurnya Perry Warjiyo Murni Keputusan Pribadi

Senin, 27 Juli 2026 | 10:13

Kejaksaan Harus Jawab Klaim Kriminalisasi Febrie dengan Bukti

Senin, 27 Juli 2026 | 10:04

KPK Dalami Aliran Dana yang Diduga Disiapkan Bupati Kuansing untuk Raja Juli

Senin, 27 Juli 2026 | 09:57

Penyaluran Bansos Lewat Kopdes Perlu SOP yang Ketat

Senin, 27 Juli 2026 | 09:51

IHSG Merah, Rupiah Ambruk ke Rp17.976 per Dolar AS Usai Gubernur BI Mundur

Senin, 27 Juli 2026 | 09:47

Kasatnarkoba Polres Tangsel Ditangkap Bareskrim

Senin, 27 Juli 2026 | 09:37

Pengamat: Sulit bagi Kaesang dan PSI Kuasai Solo Raya

Senin, 27 Juli 2026 | 09:34

Perjalanan Karier dan Rekam Jejak Perry Warjiyo di Kepemimpinan Bank Indonesia

Senin, 27 Juli 2026 | 09:25

Selengkapnya