Berita

Menteri Pertahanan Lituania Arvydas Anusauskas dan mitranya dari Prancis Sebastien Lecornu, saat berbicara mengenai kesepakatan pembelian 18 Howitzer/Net

Dunia

Takut Jadi Sasaran Rusia Berikutnya, Lithuania Borong 18 Howitzer dari Prancis

SELASA, 14 JUNI 2022 | 15:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Invasi Rusia di Ukraina telah memicu negara-negara sekitarnya untuk menguatkan pertahanan perbatasan mereka, termasuk juga meningkatkan persenjataan.

Lithuania baru saja menyetujui untuk membeli 18 howitzer dari Prancis. Negara anggota Uni Eropa dan NATO itu menyuntikkan tambahan 300 juta euro ke dalam anggaran pertahanan 2022.

Menteri Pertahanan Lituania Arvydas Anusauskas dan mitranya dari Prancis Sebastien Lecornu mengumumkan kesepakatan itu pada Senin (13/6).


“Lithuania akan membeli 18 howitzer Caesar MarktII dari Prancis,” kata Anusauskas dalam cuitannya sambil memposting fotonya bersama Lecornu.

“Persenjataan itub akan secara signifikan memperkuat kemampuan angkatan bersenjata Lithuania," tambah Anusauskas.

Perjanjian teknis tentang kontribusi Kementerian Pertahanan Nasional untuk program pengembangan Caesar MarktII direncanakan akan ditandatangani pada 30 Juli mendatang, dan kontrak sedang disiapkan secara paralel dengan produsen sistem, sistem persenjataan Prancis, dan perusahaan amunisi.

Serangan Moskow terhadap bekas tetangga Sovietnya telah menakuti negara-negara Baltik kecil, yang khawatir mereka akan menjadi yang berikutnya.

Lithuania, Latvia, dan Estonia, semua anggota NATO dan bagian dari bekas Uni Soviet, berbondong-nondong mengirimkan bantuan pertahanannya untuk Ukraina.

Lithuania mengatakan telah mengirim pasokan militer senilai "puluhan juta" euro , termasuk rudal anti-pesawat Stinger, mortir, senapan, amunisi, dan peralatan lainnya. Warga Lituania juga menggalang dana lebih dari lima juta euro untuk membeli drone Bayraktar lainnya dari Ukraina.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anwar Sadad, Mulai Rumah hingga SPBE

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:42

UPDATE

Pencalonan Kaesang di Solo Raya Sinyal Perang Terbuka PSI vs PDIP

Senin, 27 Juli 2026 | 10:23

Araghchi Ancam Balas Serangan Ukraina ke Kapal Dagang Iran

Senin, 27 Juli 2026 | 10:23

Istana Tegaskan Mundurnya Perry Warjiyo Murni Keputusan Pribadi

Senin, 27 Juli 2026 | 10:13

Kejaksaan Harus Jawab Klaim Kriminalisasi Febrie dengan Bukti

Senin, 27 Juli 2026 | 10:04

KPK Dalami Aliran Dana yang Diduga Disiapkan Bupati Kuansing untuk Raja Juli

Senin, 27 Juli 2026 | 09:57

Penyaluran Bansos Lewat Kopdes Perlu SOP yang Ketat

Senin, 27 Juli 2026 | 09:51

IHSG Merah, Rupiah Ambruk ke Rp17.976 per Dolar AS Usai Gubernur BI Mundur

Senin, 27 Juli 2026 | 09:47

Kasatnarkoba Polres Tangsel Ditangkap Bareskrim

Senin, 27 Juli 2026 | 09:37

Pengamat: Sulit bagi Kaesang dan PSI Kuasai Solo Raya

Senin, 27 Juli 2026 | 09:34

Perjalanan Karier dan Rekam Jejak Perry Warjiyo di Kepemimpinan Bank Indonesia

Senin, 27 Juli 2026 | 09:25

Selengkapnya