Berita

Banjir rob yang terjadi di Kawasan Berikat Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang beberapa waktu lalu/RMOLJateng

Politik

Riset IA ITB: Banjir Rob Pantura Diprediksi Kembali Terjadi Pekan Depan, Bahkan Lebih Parah

SABTU, 11 JUNI 2022 | 21:40 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kejadian banjir rob di wilayah Pantura hingga melumpuhkan Pelabuhan Tanjung Mas pada 23 Mei lalu berpotensi kembali terulang, bahkan lebih parah.

Analisis IA ITB, ada penurunan tanah atau land subsidence di beberapa tempat dan terjadi sea level rise serta kondisi pasang disertai gelombang tinggi. Dengan kondisi ini, maka banjir rob Pantura dipastikan masih akan terjadi.

Sementara muncul prediksi kondisi pasang air laut cukup tinggi akan terjadi pada 13 hingga 16 Juni 2022 pekan depan. Jika dibandingkan dengan sebelumnya, prediksi ini termasuk kondisi yang tertinggi di tahun ini.


"Tanggal 13-16 Juni 2022 adalah kondisi waspada banjir rob. Hal yang paling ditakutkan kembali terjadinya tanggul jebol, sehingga kejadian banjir rob di tanggal 23 Mei akan terulang, bahkan lebih buruk," ujar Kepala Lembaga Riset Kebencanaan Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA ITB), Heri Andreas dalam keterangan tertulisnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (11/6).

Berdasarkan hasil penelitiannya, di sebagian besar wilayah pesisir Pantura sangat rawan banjir rob pada pekan depan. Misalnya di Pesisir Tanggerang, Pesisir Jakarta seperti Kamal Muara, Tanjungan, Muara Angke, Muara Baru, Sunda Kelapa, Ancol, dan Marunda.

Selain itu, di Pesisir Muara Gembong, Pondok Bali Pamanukan, Pesisir Indramayu, Cirebon, sebagian pesisir Tegal dan Brebes, sebagian besar pesisir Pekalongan seperti wilayah Pasirsari, Tirto, Kandang Panjang, Panjang Wetan dan Panjang Baru.

Kemudian, daerah lainnya yakni sebagian besar pesisir Semarang seperti wilayah Bandarharjo, Tambaklorok, Tambakrejo, Kemijen dan Gayamsari, sebagian besar pesisir Demak yang meliputi wilayah Sayung, Karang Tengah, Bonang dan Wedung, sebagian dari pesisir Rembang, Gresik, Surabaya hingga Probolinggo.

Lembaga Riset Kebencanaan IA ITB bekerja sama dengan Laboratorium Geodesi ITB dan beberapa penggiat kebencaan seperti Naraloka, Yayasan Mitigasi Hub Indonesia, WANADRI, Koalisi Peduli Lingkungan Jawa Tengah, Ganesha Nusakarya Consulting, ALFIKR dan Pusat Penelitian Kebencanaan dan Perubahan Iklim ITS.

Penelitian yang dilakukan lembaga-lembaga tersebut untuk melakukan prediksi dan pembuktian banjir rob di Pabtura di antara tanggal 13 hingga 16 Juni 2022 dengan perhitungan data-data yang cermat.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Subsidi Biaya Haji 2027 jadi Kabar Baik bagi Calon Jemaah

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:30

Hanya PDIP Berani secara Vulgar Menyerang Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:07

Sangat Aneh Parpol di DPR Tidak Tegas soal Putusan MK terkait Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:41

Kumpulkan 800 Pati TNI-Polri: Kekuatan Harus Berujung Rasa Aman Rakyat

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:30

Suyudi Bakal Bawa Korps Bhayangkara Makin Profesional

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:10

Komisi I DPR Usul Dua Rekomendasi soal Status Kavling TNI AL Pangkalan Jati

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:46

Soal Putusan MK, Jokowi-Gibran sedang Menuai Hasil

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:01

PPTQ Al-Ghozali Majalengka Pastikan Isu Perundungan Hoaks

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:26

AHDAA Raih Penghargaan Indonesia Halal Awards 2026

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:09

Industri Percetakan Butuh Kolaborasi Lintas Kementerian

Jumat, 09 Oktober 2026 | 00:36

Selengkapnya