Berita

Menteri Pertahanan China Jenderal Wei Fenghe/Net

Dunia

Jenderal Wei Fenghe Tantang AS: Jika Berani Membantu Memisahkan Taiwan dari China, Tidak Ada Pilihan Selain Perang

SABTU, 11 JUNI 2022 | 09:58 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Peringatan tegas disampaikan Menteri Pertahanan China Jenderal Wei Fenghe mengenai status Taiwan yang selama ini diklaim menjadi bagian dari wilayah China.

Di hadapan Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin, Wei mengatakan pada hari Jumat (10/6) bahwa Beijing akan berjuang dengan segala cara untuk mencegah Taiwan melepaskan diri dari daratan China.

Peringatannya datang ketika AS mengejar kesepakatan senjata bernilai jutaan dolar dengan Taiwan dan di tengah pesan yang saling bertentangan tentang status pulau itu dari Washington.


"Jika ada yang berani memisahkan Taiwan dari China, militer China tidak punya pilihan selain berperang dengan segala cara," kata Wei kepada Austin, menurut Juru bicara Kementerian Pertahanan China Wu Qian, seperti dilaporkan AFP, Sabtu (11/6).

WEi menambahkan, China akan mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk menghancurkan segala upaya 'Separatis Taiwan' untuk memisahkan pulau Taiwan dari 'tanah air'.  

“Militer China akan dengan tegas menjaga kedaulatan nasional dan integritas teritorial,” tambah Wu.

Wei dan Austin bertemu di Singapura di sela-sela konferensi pertahanan Dialog Shangri-La tahunan. Pertemuan tersebut, yang diselenggarakan oleh Institut Internasional untuk Studi Strategis (IISS), sebuah wadah pemikir Inggris, menarik peserta dari lebih dari 40 negara, dan dibuka dengan pidato dari Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida.

Sebelum pertemuan Austin dan Wei, Presiden AS Joe Biden menyatakan bulan lalu bahwa Amerika akan melibatkan militernya dalam setiap potensi konflik antara China dan Taiwan, tampaknya mengabaikan kebijakan lama AS tentang 'ambiguitas strategis' di pulau itu dan hubungannya dengan Beijing.

Austin dan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken menolak pernyataan Biden dan menyatakan bahwa AS berdiri dengan 'Kebijakan Satu China' yang mengakui tetapi tidak mendukung kedaulatan Beijing atas Taiwan dan tidak menjamin atau mengesampingkan intervensi militer AS jika China mengancam untuk merebut Taiwan dengan paksa.

Peringatan Wei datang setelah Pentagon pada Rabu membuat marah pemerintah China atas penjualan senjata senilai 120 juta dolar AS ke Taipei.

Berbicara di Singapura pada hari Jumat, Wu mengulangi penentangan China terhadap kesepakatan senjata ini, dan menolak klaim Blinken bahwa Beijing mengancam stabilitas Selat Taiwan.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anwar Sadad, Mulai Rumah hingga SPBE

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:42

UPDATE

Selesaikan Bentrok di Matraman dengan Kepala Dingin

Senin, 27 Juli 2026 | 20:25

Metode Backfill Tailing jadi Andalan Tambang Bawah Tanah Lebih Ramah Lingkungan

Senin, 27 Juli 2026 | 20:24

Putusan Majelis Syura PKS: Dukung Kebijakan Ekonomi Prabowo Hingga Soroti LGBTQ

Senin, 27 Juli 2026 | 20:23

Pramono Minta Warga Kepala Dingin Sikapi Bentrokan di Matraman

Senin, 27 Juli 2026 | 20:16

Sebagai Wakil Rakyat, DPR Punya Tiga Tugas yang Wajib Dijalankan

Senin, 27 Juli 2026 | 20:14

KSSK Bakal Libatkan Danantara dalam Setiap Pengambilan Keputusan

Senin, 27 Juli 2026 | 20:02

Kuasa Hukum Sebut Kasus TPPU Febrie Adriansyah Masih Abu-Abu

Senin, 27 Juli 2026 | 19:59

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Komunitas Lintas Iman Satukan Tekad Hadapi Krisis Iklim

Senin, 27 Juli 2026 | 19:49

Kompetisi Debat Pemilu ke-VI Bawaslu Cetak Rekor Peserta Terbanyak

Senin, 27 Juli 2026 | 19:48

Selengkapnya