Berita

Jurubicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian/Net

Dunia

Bantah WHO, China: Teori Covid-19 Bocor dari Lab adalah Kebohongan

JUMAT, 10 JUNI 2022 | 18:20 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

China membantah dengan tegas teori yang menyebut pandemi Covid-19 berasal dari kebocoran laboratoriumnya. Beijing menyebut teori tersebut secara politis bermotif kebohongan.

Bantahan tersebut muncul setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengeluarkan laporan pada Kamis (9/6). Di dalamnya muncul rekomendasi untuk melakukan penyelidikan lebih dalam mengenai kecelakaan di laboratorium.

Laporan itu juga menyebut WHO kesulitan untuk menyimpulkan sumber Covid-19 karena adanya pembatasan informasi yang diberikan oleh China.


Berbicara dalam konferensi pers pada Jumat (10/6), jurubicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian menolak pernyataan yang menyebut Beijing tidak bekerja sama secara penuh dengan para penyelidik. Zhao mengatakan China menyambut penyelidikan berbasis ilmiah, namun menolak segala manipulasi politik.

"Teori kebocoran di lab benar-benar kebohongan yang dibuat oleh pasukan anti-China untuk tujuan politik, yang tidak ada hubungannya dengan sains,” kata Zhao, seperti dikutip dari Associated Press.

Alih-alih, Zhao mengatakan WHO juga perlu melakukan investigasi di laboratorium yang mencurigakan sepeti Fort Detrick dan University of North Carolina di Amerika Serikat. Menurut China, AS telah mengembangkan virus corona sebagai senjata biologis di laboratorium tersebut.

"Kami selalu mendukung dan berpartisipasi dalam pelacakan virus global berbasis sains, tetapi kami dengan tegas menentang segala bentuk manipulasi politik," tambah Zhao.

Lebih lanjut, Zhao mengatakan China telah memberikan kontribusi besar terhadap pelacakan virus, berbagi sebagian besar data, dan hasil penelitian.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya