Berita

Deputi V KSP Jaleswari Pramowardhani/Net

Politik

Bangga dengan KPK Era Firli, KSP: Sudah 133 Kali Lakukan OTT

JUMAT, 10 JUNI 2022 | 15:38 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kantor Staf Presiden (KSP) mengapresiasi kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di bawah komando Firli Bahuri yang sejalan dengan arahan Presiden Jokowi terkait dengan pemberantasan korupsi.

Deputi V KSP Jaleswari Pramowardhani mengatakan, sebagai ujung tombak pemberantasan korupsi, KPK sudah melakukan kerja keras yang terlihat dari tingginya jumlah operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK era Firli Bahuri.

Dikatakan Jaleswari, selama pemerintahan sebelumnya yakni periode 2004 hingga 2014, KPK hanya melakukan OTT sebanyak 36 kali. Namun, saat pemerintahan Jokowi masuk pada tahun ketujuh KPK telah melakukan OTT sebanyak 133 kali.


"Data ini belum termasuk lima OTT yang dilakukan KPK pada 2022," kata Jaleswari dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (10/6).

Ia menegaskan bahwa pemerintah hingga saat ini terus berupaya memperbaiki sistem pencegahan korupsi. Beberapa di antaranya dengan aksi Pembenahan Tata Kelola Ekspor-Impor komoditas strategis, digitalisasi pengadaan barang dan jasa, serta penguatan kanal aduan layanan publik untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam upaya pemberantasan korupsi.

"Baik dalam strategi pencegahan, penindakan, maupun pendidikan masyarakat di sisa dua tahun pemerintahan Jokowi-Maruf Amin," ujar Jaleswari.

Disatu sisi, Presiden Jokowi sangat mendukung kerja-kerja pemberantasan korupsi, salah satunya dengan tidak mengintervensi penanganan kasus tindak pidana korupsi.

Dimana hal ini terbukti dengan banyaknya pejabat negara mulai dari Ketua DPR RI, Wakil Ketua DPR RI, dua orang menteri, para Gubernur, Walikota dan Bupati di era Presiden Jokowi yang ditangkap oleh KPK akibat terbukti melakukan korupsi.

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

UPDATE

Mendag AS Akhirnya Mengakui Pernah Makan Siang di Pulau Epstein

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:10

Israel Resmi Gabung Board of Peace, Teken Piagam Keanggotaan di Washington

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:09

Profil Jung Eun Woo: Bintang Welcome to Waikiki 2 yang Meninggal Dunia, Tinggalkan Karier Cemerlang & Pesan Misterius

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:08

Harga Minyak Masih Tinggi Dipicu Gejolak Hubungan AS-Iran

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:59

Prabowo Terus Pantau Pemulihan Bencana Sumatera, 5.500 Hunian Warga Telah Dibangun

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:49

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp16.811 per Dolar AS

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:47

Salah Transfer, Bithumb Tak Sengaja Bagikan 620.000 Bitcoin Senilai 40 Miliar Dolar AS

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:33

Menteri Mochamad Irfan Yusuf Kawal Pengalihan Aset Haji dari Kementerian Agama

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:18

Sinyal “Saling Gigit” dan Kecemasan di Pasar Modal

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:09

KPK: Kasus PN Depok Bukti Celah Integritas Peradilan Masih Terbuka

Kamis, 12 Februari 2026 | 08:50

Selengkapnya