Berita

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan/Net

Politik

Diserang Banggar Soal Tiket Borobudur, Luhut: Jangan Cari Popularitas dengan Nyerang Saya Pak

KAMIS, 09 JUNI 2022 | 16:23 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan dicecar anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI terkait kenaikan tarif masuk Candi Borobudur.

Menko Luhut menegaskan bahwa Candi Borobudur saat ini kondisinya memprihatinkan, kenaikan harga tersebut semata-mata ingin menyelamatkan situs berharga yang sudah dijadikan warisan budaya dunia oleh UNESCO tersebut.

Pihaknya mengatakan kepada parlemen bahwa, pembahasan tarif masuk Candi Borobudur tersebut ditunda sampai gejolak di masyarakat mereda.


"Mengenai Borobudur kita bikin studi komprehensif UNESCO itu bapak ibu. Borobudur angka itulah keluar karena ribut-ribut itu semua tunda saja deh,” tegas Luhut di Banggar DPR RI, Senayan, Kamis (9/6).

Menko dua periode ini melaporkan kepada DPR RI sedikit kesal dengan banyaknya kritik terhadapnya yang sama sekali tidak mengetahui permasalahan yang terjadi di Candi Borobudur.

"Saya laporkan Borobudur turun pak dan sudah mulai rusak ada yang kadang-kadang maaf temen-temen bapak ibu langsung kritik nembak saya ga tahu masalahnya, lain kali telpon saja tanya apa masalahnya sih,” ucapnya.

Dia meminta agar anggota dewan tidak menyerangnya hanya sebatas untuk menaikkan popularitas jelang tahun pemilu mendatang.

"Jangan cari popularitas dengan nyerang saya pak. Saya hanya pelaksana pak. Saya tidak lakukan semau-maunya saya pak, tidak. Semua yang saya kerjakan basisnya studi pak basisnya data,” tutupnya.


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya