Berita

Anggota Komisi VI DPR RI Deddy Yevri Hanteru Sitorus/Net

Politik

BUMN Tidak Sponsori Formula E, PDIP: Tidak Ada Keharusan!

MINGGU, 05 JUNI 2022 | 19:51 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pertandingan balap mobil listrik Formula E yang berlangsung di Jakarta, Sabtu kemarin (4/6) tidak disponsori oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Hal ini menuai polemik di kalangan masyarakat, terlebih acara tersebut berlangsung lancar tanpa adanya hambatan meski tidak didukung perusahaan pelat merah milik negara.

Anggota Komisi VI DPR RI Deddy Yevri Hanteru Sitorus menuturkan bahwa BUMN tidak memiliki keharusan untuk menjadi sponsor kegiatan Formula E.

Menurutnya, kegiatan sponsorship itu memiliki banyak pertimbangan, terutama seperti keterkaitan jenis kegiatan dan spektrum penonton target dengan bisnis atau produk BUMN itu sendiri.


"Dan yang paling penting biasanya sponsorship yang berbiaya besar yang  melibatkan BUMN sasaran dengan penyelenggara kegiatan sejak awal perencanaan. Beda halnya jika hanya sekedar kontribusi, dukungan pembiayaan, placement produk atau logo,” ujar Deddy kepada wartawan, Minggu (5/6).

"Jadi menurut saya aneh kalau menjelang penyelenggaraan, panitia Formula-E melempar polemik soal tidak adanya sponsorship dari BUMN,” imbuhnya.

Legislator dari Fraksi PDI Perjuanga ini mempertanyakan panitia Formula E yang telah diajak berbicara tentang konsep bisnis sponsorship, baik bentuk dukungan maupun bentuk keterlibatannya.

Misalnya, apakah sejak awal panitia Formula E sudah menawarkan teknis kerjasama seperti marketing tiket atau placement logo disemua merchandise atau arena balap Formula-E.

"Atau contoh lain Pertamina, apakah diminta menjadi sponsor tertentu dengan memakai produk yang dihasilkan Pertamina Lubricant misalnya? Jika tidak, tentu akan berat bagi BUMN untuk berpartisipasi sebagai sponsor karena hitungannya jelas bisnis sense dan ada aturannya,” katanya.

Menurut Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Kalimantan Utara ini, tidak tepat jika dalam waktu satu bulan apalagi dua hari sebelum penyelenggaraan baru mengeluh soal sponsorship.

Penjelasan Deddy, untuk balap MotoGP Mandalika, BUMN sejak awal terlibat bahkan lmemimpin desain bisnis dari event tersebut. Saat itu perusahaan BUMN di sektor Pariwisata, Perbankan hingga Pertamina juga turut dilibatkan.

"Ini kok tiba-tiba minta BUMN jadi sponsor dengan alasan agar BUMN hadir untuk Indonesia," demikian kata Deddy.

Padahal menurut Deddy, sejak awal hajatan Formula-E merupakan murni keinginan Gubernur DKI yang dirancang menggunakan APBD.

"Kalau setiap Gubernur dan Kepala Daerah di Indonesia bikin event lalu menjelang kegiatan dilaksanakan minta BUMN jadi sponsor, itu namanya nodong,” tegasnya.

Pria kelahiran Pematang Siantar, Sumatera Utara tersebut menegaskan bahwa Pemda tidak bisa mendesak BUMN untuk menjadi sponsor dari Formula E, terlebih banyak BUMN yang terpukul akibat dua tahun dihantam pandemi Covid-19.

"Kita tidak bisa mendesak BUMN yang baru keluar dari pandemi untuk menjadi sponsor dari ego setiap kepala daerah. Sponsorship itu murni perhitungan bisnis dan bukan kegiatan karikatif atau kegiatan sosial, harus dibedakan dengan sumbangan atau donasi,” katanya.

Oleh karena itu Deddy meminta agar panitia Formula-E agar tidak membangun wacana negatif untuk menutupi ketidak-mampuan mereka melakukan penggalangan dana.

" Tetapi kalau memang dananya sudah cukup, jangan memaksa BUMN jadi sponsor tetapi cukup sebagai donatur atau penyumbang, itu baru masuk akal,” demikian Deddy.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya