Berita

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto/RMOL

Politik

Makna Koalisi Indonesia Bersatu, Ketum Golkar: Pohon Beringin Kalau Disinari Matahari Semakin Kuat, Apalagi Dapat Ridho Allah

SABTU, 04 JUNI 2022 | 00:34 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Ada makna dari kepanjangan nama Koalisi Indonesia Bersatu yang terbentuk oleh tiga partai politik. Yakni, Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menyebutkan, kata Bersatu menjadi tiga bagian, "Ber" memiliki arti beringin, "Sa" memiliki arti surya atau matahari sedangkan "Tu" memiliki arti Baitullah.

"Jadi kalau pohon beringin disinari matahari, maka dia akan semakin lebat dan semakin kokoh di masyarakat. Dan kalau kita mendapatkan ridho Allah SWT, tentu menjadi lengkaplah keberadaan kita bersama," kata Hartarto disambut tepuk tengan meriah kader dan simpatisan Golkar Jawa Barat di Sentul International Convention Center (SICC), Jalan Jenderal Soedirman, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (3/6).


Meski sudah memegang tiket koalisi untuk Pemilu 2019, Airlangga tidak menutup kemungkinan partai lain bergabung ke dalam KIB.

"Koalisi ini sifatnya inklusif, sodaraku yang dari PDIP, sodaraku dari Partai Demokrat, tentu kita semua bekerja sama. Apalagi kita bersama dengan saudaraku dari PDIP, dari Partai Nasdem, kita sedang mengawal pemerintahan Bapak Presiden Jokowi agar menjadi sukses sampai tahun 2024," kata Hartarto.

Sebab, lanjut Menko Bidang Perekonomian ini, tujuan utama dari kontestasi pemilu adalah untuk mensejahterakan rakyat.

"Oleh karena itu, Indonesia tidak bisa dikerjakan oleh satu atau dua kelompok saja, atau satu dua partai saja, tapi harus dikerjakan dengan bergotong-royong, kerja sama partai politik itu mencerminkan perjuangan," katanya.

Dia pun mengajak semua kader dan simpatisan baik pengurus pusat dan daerah untuk bekerja keras dalam memenangi pemilu daerah dan presiden serta legislatif di tahun 2024.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya