Berita

Kalimantan Tengah Pecahkan Rekor MURI loma mengenta dengan peserta terbanyak/Net

Dunia

1.034 Peserta Mengikuti Lomba Tradisi Mangenta, Kalimantan Tengah Pecahkan Rekor MURI

SENIN, 30 MEI 2022 | 12:55 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Indonesia memiliki ribuan tradisi unik yang berasal dari setiap suku. Salah satunya adalah tradisi leluhur suku Dayak, Kalimantan, yaitu Mangenta.

Mangenta adalah proses mengolah Kenta yang merupakan makanan warisan leluhur di Kalimantan Tengah. Dahulu kalan ini adalah kegiatan yang biasa dilakukan kaum petani pada saat musim tiba untuk menuai, yang menandai dimulainya panen padi.

Masyarakat Dayak  menjaga tradisi magenta dengan tujuan untuk mendahului masa berkembang biaknya hama padi seperti tikus, burung, atau serangga. Mangenta juga dilakukan sebagai rasa syukur para petani atas hasil panen.


Kenta sendiri adalah makanan khas suku Dayak yang terbuat dari beras ketan yang direndam selama satu jam untuk kemudian disangrai dengan tungku di atas kayu bakar hingga matang. Kenta yang sudah matang selanjutnya dihidangkan bersama-sama dengan air kelapa, gula merah, gula pasir, dan potongan kelapa muda.

Sayangnya, saat ini banyak generasi muda Kalteng bahkan keturunan Dayak sendiri tidak tahu tentang tradisi magenta ataupun makanan kenta.

Pemerintah Provinsi Kalteng dalam peringatan Hari Jadi ke-65 baru-baru ini, menggelar Lomba Mangenta untuk mengenalkan lagi budaya Suku Dayak serta untuk melestarikannya. Tak disangka, lomba yang diselenggarakan di Palangkaraya pada 22 Mei lalu ini menyedot banyak peserta hingga mencvapai 1.034 dan menorehkan rekor MURI.

Festival ini dibuka oleh Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran. Ia mengapresiasi kegiatan tersebut karena menjadi sarana pelestarian budaya Kalteng.

“Saya mengapresiasi kegiatan ini, karena merupakan wujud pelestarian kebudayaan Kalteng. Kegiatan ini dapat menjadi daya tarik wisatawan baik lokal maupun mancanegara,” katanya, mengutip situs resmi Kota Palangkaraya.

Ia menambahkan bahwa pencapaian ini sangat luar biasa yang tidak lepas dari partisipasi dan dukungan masyarakat di Kalteng.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya