Berita

Pengamat politik Ujang Komarudin/Net

Politik

Ujang Komarudin: Kemungkinannya yang Diusung PDIP Tidak Didukung Jokowi

MINGGU, 29 MEI 2022 | 15:57 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Dinasti politik dilakukan rezim Presiden Joko Widodo dengan mendorong anak dan menantunya menjadi kepala daerah. Dengan adanya dinasti politik diprediksi dapat mengubah arah kebijakan salah satunya mengenai presidential threshold yang didesak nol persen.

Menurut pengamat politik Ujang Komarudin, pada Pemilu 2024 mendatang penentu siapa Capres dan Cawapres nanti kelihatannya sudah diatur oleh kelompok oligarki.

"Bisa saja analisa itu benar. Kelihatannya kelompok oligarki itu ingin memilih lawan yaitu Prabowo-Puan dan tidak menghendaki Anies nyapres. Itu dilakukan bisa saja tuk dukung Ganjar,” kata Ujang kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (29/5).


Ujang berpendapat, koalisi Indonesia Bersatu yang digagas Golkar, PAN dan PPP juga bisa saja merupakan perahu yang disiapkan oligarki itu untuk pencalonan Ganjar.

"Ini akan terbukti jika KIB tak berani calonkan Airlangga atau Ketum lainnya yang bergabung dalam KIB,” katanya.

Dosen ilmu politik di Universitas Al Azhar Indonesia ini sempat menyampaikan bahwa Presiden Joko Widodo sudah tidak sejalan lagi dengan PDI Perjuangan.

"Sudah saya katakan sejak tahun lalu, bahwa kemungkinan yang didukung PDIP itu tak akan didukung Jokowi. Apalagi kemarin sangat jelas soal Jokowi 3 periode. Dimana Jokowi ingin sedangkan PDIP menolak,” katanya.

"Politik itu dinamis, kita lihat saja apa yang akan terjadi ke depan,” demikian Ujang.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Tembok Pertahanan Persib Kunci Sukses Juara Paruh Musim

Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:36

Tabur Bunga Dharma Samudera

Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:19

Realisasi Investasi DKI Tembus Rp270,9 Triliun Sepanjang 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:59

Pemerintah Tidak Perlu Dibela

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:40

SP3 Eggi Sudjana Banjir Komentar Nyinyir Warganet

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:12

TNI AL Bentuk X Point UMKM Genjot Ekonomi Masyarakat

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:49

Perkara Ijazah Palsu Jokowi jadi Laboratorium Nasional di Bidang Hukum

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:27

Trump Resmikan Dewan Perdamaian Gaza Bergaya Kolonial

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:01

TNI Boleh Urus Terorisme sebagai Kelanjutan Polri

Sabtu, 17 Januari 2026 | 00:45

Politikus PKB Minta Jangan Ada Paranoid soal Pilkada Via DPRD

Sabtu, 17 Januari 2026 | 00:20

Selengkapnya