Berita

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Invetasi, Luhut Binsar Pandjaitan/Net

Politik

LBP Ditunjuk Urusi Migor karena Ingin Mengamankan Mafia?

JUMAT, 27 MEI 2022 | 11:41 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Penyelesaian masalah minyak goreng (migor) yang akhirnya diserahkan Presiden Joko Widodo kepada Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Invetasi, Luhut Binsar Pandjaitan, dipertanyakan publik.

Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie berpendapat, wajar apabila publik mempertanyakan penunjukan Luhut dalam mengurusi migor, karena setiap hal yang berkaitan dengannya tak lepas dari korporasi.

"Jangan-jangan sengaja ditempatkan Jokowi karena ada maksud terselubung, yakni menjaga para pemain, mafia minyak goreng," ujar Jerry kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (27/6).


Di samping itu, Jerry juga melihat penempatan Luhut dalam urusan migor tidak sesuai bidang kerja kementerian yang dipimpinnya.

"Bukan expert atau keahliannya tapi diembat juga. Dia tak mau memberikan kesempatan pada orang lain," tuturnya.

Lebih lanjut, Jerry menilai tata kelola pemerintahan sekarang amburadul. Karena di satu sisi, Jokowi sebagai kepala pemerintahan sekaligus kepala negara tak punya kecakapan sebagai pemimpin.

Sementara di sisi yang lain, Luhut sebagai salah seorang menteri Jokowi di Kabinet Indonesia Maju sangat mendominasi kerja-kerja pemerintahan.

"Semua ditubruk dan dilabrak," demikian Jerry.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya