Berita

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah/Net

Politik

Tunjuk Andika Perkasa jadi Saksi Nikah Adiknya, Jokowi sedang Mainkan Layang-layang Politik

KAMIS, 26 MEI 2022 | 22:42 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Penunjukan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa sebagai saksi pernikahan adik kandungnya dengan Ketua Mahkamah Konsitusi (MK) Anwar Asman adalah upaya Presiden Joko Widodo sedang memainkan layang-layang politiknya.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah mengatakan, ada dua kemungkinan mengapa Jokowi menunjuk Andika sebagai saksi pernikahan adiknya,

Pertama, kata Dedi, Jokowi menunjukkan relasi kuasanya yang dominan. Artinya, Jokowi ingin publik mengetahui bahwa orang nomor satu di Indonesia itu punya kendali atas ketua MK yang menjadi ipar.


"Panglima yang disimbolkan dekat secara kekeluargaan melalui pelibatan saksi nikah itu," demikian kata Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (26/5).

Tafsir kedua, ada upaya Jokowi tidak terlihat miliki kedekatan istimewa dengan Ganjar. Sebab, setelah menghadiri Rakernas relawan Projo bersama Ganjar Pranowo telah dihujani kritik.

"Bahkan disinyalir dianggap tidak menghormati Megawati. Dua asumsi itu muaranya soal bagaimana Jokowi memainkan layang-layang politik," tandasnya.

Bagi Dedi, Jokowi sedang berusaha berada pada posisi yang aman di sisi megawati, dan aman pada sisi personal sebagai Presiden yang harus tetap terlihat penuh dukungan dari banyak pihak.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

RI Tak Boleh Tunduk atas Bea Masuk 104,38 Persen Produk Surya oleh AS

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:16

DPR: Penagihan Pajak Tanpa Dasar Hukum yang Jelas Namanya Perampokan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Suara Rakyat Terancam Hilang Jika PT Dinaikkan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Bursa Cabut Status Pemantauan Khusus 14 Saham, Resmi Keluar dari Mekanisme FCA

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:57

IHSG Dibuka ke Zona Merah, Anjlok ke Level Terendah 8.093 Pagi Ini

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:41

Komisi III DPR Ingatkan Aparat Tak Main Hukum Terhadap ABK Fandi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:38

Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Hilirisasi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:36

Laba Bersih Astra International Turun 3,3 Persen di 2025, Jadi Rp32,77 Triliun

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:31

185 Lapangan Padel Belum Berizin, Pemprov DKI Segera Bertindak

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:16

Bursa Asia Melempem Jelang Akhir Pekan

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:06

Selengkapnya