Berita

Presiden Joko Widodo bersama Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan/Net

Politik

Demokrat: Presiden Jokowi Harus Mengayomi Semua Menteri agar Ekonomi Cepat Pulih

KAMIS, 26 MEI 2022 | 20:59 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Presiden Joko Widodo diharapkan fokus bekerja dan menjaga keharmonisan di internal kabinet jelang berakhirnya masa jabatan dalam dua tahun ke depan.

Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengungkapkan kekhawatiran akan terjadinya ketidakharmonisan di antara menteri kabinet.

Kekhawatiran itu, tidak lain setelah Presiden Jokowi kembali menambah tugas baru kepada Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan untuk menyelesaikan sengkarut minyak goreng. Padahal, Luhut sudah banyak mendapat tugas dari Jokowi ssebelumnya.


Dikatakan Herzaky, dia khawatir ada menteri yang kecewa karena nyaris tidak mendapat kepercayaan dari Jokowi pada tugas-tugas besar.

"Tentunya ini bisa menimbulkan ketidakseimbangan dalam kabinet, saat ada menteri-menteri yang mendapat begitu banyak penugasan, dan ada yang seakan-akan dipinggirkan," kata Herzaky kepada wartawan, Kamis (26/5).

Dia pun berharap Jokowi bisa mengayomi seluruh anggota kabinetnya sampai akhir masa jabatan. Setidaknya, ekonomi Indonesia semakin cerah saat Jokowi turun tahta.

"Harapan kami, Presiden Jokowi dapat memaksimalkan kinerja seluruh anggota kabinetnya selama dua tahun ke depan. Agar ekonomi Indonesia bisa bangkit dan segera pulih," pungkasnya.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya