Berita

Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi/Net

Hukum

KPK Diminta Segera Usut Dugaan KKN "Anak Pak Lurah"

KAMIS, 26 MEI 2022 | 17:45 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta untuk segera mengusut tuntas laporan dari Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun yang melaporkan kedua anaknya Presiden Joko Widodo.

Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi mengaku heran karena hingga detik ini sejak laporan dilayangkan Ubedilah yang melaporkan Kaesang Pangarep dan Gibran Rakabuming Raka atas dugaan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) tak kunjung diusut tuntas oleh KPK.

"Tapi KPK tidak terdengar suaranya soal laporan itu, padahal Ubedillah sudah dipanggil KPK untuk dimintai keterangannya," ujar Muslim kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (26/5).


Menurut Muslim, sikap KPK terhadap "Anak Pak Lurah" tersebut bertentangan dengan semangat memberantas korupsi dengan sejumlah agenda KPK.

"Kenapa kok tidak segera memanggil Gibran dan Kaesang temasuk PT SM? Ketidakjelasan  sikap KPK soal pelaporan Ubedilah jangan sampai publik anggap KPK lindungi anak-anak Jokowi karena ada deal-deal tertentu," pungkas Muslim.

Ubedilah diketahui telah melaporkan Gibran dan Kaesang beserta PT SM ke KPK pada Januari 2022 lalu. Ubedilah pun juga telah dimintai keterangan atas laporannya itu.

Namun demikian hingga empat bulan ini, belum ada perkembangan yang signifikan disampaikan oleh KPK atas tindaklanjut laporan Ubedilah tersebut.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya