Berita

Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto bersama Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketua PDIP Puan Maharani/Net

Politik

Pilpres 2024 Kemungkinan Tiga Poros: Prabowo-Puan, Airlangga-Ganjar, dan Anies-AHY

KAMIS, 26 MEI 2022 | 10:29 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Peta koalisi menjelang Pilpres 2024 mulai bisa diraba-raba meskipun masih dinamis atau cair. Mengingat pelaksanaan pemilu masih kurang dari dua tahun lagi.

Namun, sejumlah partai politik sudah mulai membentuk poros koalisi untuk menghadapi hajatan lima tahunan.

Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia Ujang Komarudin mengatakan semua kemungkinan dalam politik akan terjadi. Bahkan, hingga menjelang injury time pun skenario politik bisa berubah.  


Menurut bacaan Ujang, untuk konteks saat ini masih sangat memungkinkan akan ada tiga poros koalisi. Pertama, Koalisi Indonesia Bersatu (Golkar, PAN, dan PPP). Kedua, poros PDIP-Gerindra-PKB. Ketiga, Nasdem, PKS, dan Demokrat.

“Menarik jika koalisnya tiga poros. Pertama  PDIP,  Gerindra, dan PKB. Kedua, Golkar, PAN, dan PPP. Dan terakhir Nasdem, PKS, dan Demokrat,” ujar Ujang kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Kamis (26/5).

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) ini menilai, PDIP-Gerindra-PKB bisa saja akan mengusung Prabowo-Puan Maharani. Lalu Golkar-PAN-PPP bisa mengusung Airlangga atau Ganjar Pranowo.

“Nasdem-PKS-Demokrat, ini bisa usung Anies dan AHY. Bagus-bagus saja,” kata Ujang Komarudin.

Namun demikian, Ujang menyebut prediksi atas situasi terkini dari dinamika politik yang terjadi ini bersifat sementara. Ke depan sangat memungkinkan peta koalisi Pemilu 2024 ini berubah.

“Saat ini kaolisinya masih sumir. Masih belum kelihatan. Karena elektabilitas capres dan cawapres nya pun masih nanggung, masih diangka 30 persenan. Semuanya masih wait and see,” demikian Ujang Komarudin.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya