Berita

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengenakan topeng hijau saat mencoba Tarian Topeng Dalang di Sumenep, Jawa Timur/Ist

Politik

Jajal Topeng Dalang, Sandiaga Uno Yakin Warisan Budaya Sumenep Bisa Go International

RABU, 25 MEI 2022 | 17:50 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Hasil karya Topeng Dalam sebagai warisan budaya Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, memiliki nilai yang luar biasa untuk bisa go international.

Hal tersebut dikatakan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno saat menghadiri Workshop Kabupaten-Kota (KaTa) Kreatif di Tanean Cafe, Kebunan, Sumenep, Jawa Timur.

Workshop KaTa Kreatif kali ini mengangkat tema "Menciptakan Strategi Bisnis yang Unik untuk Produk Otentik Agar Semakin Dilirik Demi Cuan yang Asyik".


Pada acara itu, Sandiaga Uno menyaksikan Sairun, salah satu peserta workshop memperlihatkan hasil kriya Topeng Dalang Sumenep miliknya. Sairun juga meminta bantuan pengadaan sanggar lantaran aktif pula sebagai seniman Tari Topeng Dalang Sumenep.

Mendapat permintaan itu, Sandiaga Uno pun menyanggupi. Dia akan berkolaborasi dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) untuk menghadirkan sanggar untuk Topeng Dalang.

"Ternyata solusinya ada di depan mata kita, yaitu kolaborasi. Tadi Hipmi menyediakan sanggarnya jadi tidak perlu pake lama, tidak perlu pakai anggaran pemerintah, sanggarnya bisa dihadirkan di sini," ujar Sandiaga, Selasa (24/5).

Soal pemasaran produk, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra ini juga menekankan pentingnya kolaborasi. Yakni, lewat peran pemerintah kabupaten maupun pemerintah pusat.

"Sehingga nanti topeng dan tarian dari Pak Sairun dan tim bisa juga bukan hanya go national tapi juga go international," ujar Sandiaga.

Dalam kesempatan ini, Sandiaga menyempatkan belajar dan mencoba Tarian Topeng Dalam Sumenep. Dia juga sempat ditantang melukis topeng buatan Sairun.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya