Berita

Ketua KPK, Firli Bahuri/RMOL

Politik

Penjelasan Firli Bahuri Mengapa Belum Ada Penyelenggara Negara jadi Tersangka Korupsi Pengadaan Helikopter AW-101

SELASA, 24 MEI 2022 | 21:00 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri membeberkan landasan hukum saat menetapkan tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan Helikopter Angkut AW-101 di TNI Angkatan Udara (AU) tahun 2016-2017 baru hanya dari pihak swasta, dan belum menetapkan tersangka dari penyelenggara negara.

Hal itu disampaikan Firli saat ditanyakan terkait belum adanya pihak penyelenggara yang ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam mengusut suatu perkara. Mengingat, tersangka dari unsur penyelenggara negara, dalam hal ini dari pejabat di TNI AU telah dihentikan oleh Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI.

Firli menjelaskan di dalam UU 30/2022 dan yang sudah diperbaharui dengan UU 19/2019 tentang KPK dalam Pasal 11 itu disebutkan, subjek hukumnya.


"KPK dapat melakukan penyelidikan, penyidikan dan penuntutan terhadap tindak pidana korupsi. Ada syaratnya dua. Tapi syarat ini bukan kumulatif," ujar Firli kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa malam (24/5).

Subjek hukum dalam Pasal 11 UU 19/2019 tentang KPK kata Firli, adalah Aparat Penegak Hukum (APH), atau penyelenggara negara, atau pihak terkait.

"Di kalimat berikutnya ada tuh 'dan/atau, titik koma (;)' menimbulkan kerugian negara sekurang-kurangnya Rp 1 miliar di Ayat 2-nya. Kalau bicara 'dan/atau', tentu lah kawan-kawan sudah paham, itu bukan kumulatif. Boleh alternatif," jelas Firli menutup.

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

UPDATE

UAS Dihadang di Kutai Barat, DPR Minta Aparat Lindungi Tokoh Agama

Selasa, 07 Juli 2026 | 20:09

Jadwal Babak Perempat Final hingga Final Piala Dunia 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:51

RI Bisa Belajar dari Vietnam untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:41

Prabowo Berpeluang Akhiri Konflik Rempang dengan Standar Tata Kelola Baru

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:34

Video Parodi Kopdes Jauh dari Pemukiman Viral, Menkop Janji Evaluasi

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:32

Roy Suryo Pede Menangkan Praperadilan soal Pasal ITE

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:10

ASN Pemkot Bandung Terlibat Judol Bisa Dipecat

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:50

Ledakan Guncang Damaskus di Tengah Kunjungan Bersejarah Presiden Macron

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:28

Puan Siap Tindak Lanjuti Diplomasi "Sungai Gangga dan Sungai Mahakam"

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:05

Prediksi Argentina Kontra Mesir Malam Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 17:51

Selengkapnya