Berita

Pendiri lembaga survei KedaiKOPI Hendri Satrio/Net

Politik

Tidak Punya Tokoh Kuat, KIB Berpeluang Gaet Ganjar atau Anies di Pilpres 2024

SENIN, 23 MEI 2022 | 19:15 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Masih ada tugas besar yang harus diselesaikan di meja pertemuan oleh anggota Koalisi Indonesia Bersatu yang dimotori Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Pendiri lembaga survei KedaiKOPI Hendri Satrio mengatakan, tugas besar itu adalah menjaring tokoh yang akan diusung pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Pasalnya, kata dia, di internai koalisi belum nampak adanya tokoh dengan elektabilitas mumpuni untuk diusung.

"Kalau dari dalam koalisi belum nampak yang level elektabilitasnya minimal sekuat tiga besar versi lembaga survei, termasuk KedaiKOPI," kata Hensat, sapaan karibnya, kepada wartawan, Senin (23/5).


Di lembaga survei, kata Hensat, ada tiga nama dengan lektabilitas bagus. Yakni, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Dari tiga nama ini, sebetulnya ada dua nama yang belum aman secara langkah menuju Pilpres 2024, yakni Anies dan Ganjar," katanya.

Melihat polisi elektabilitas itu, lanjutnya, Koalisi Indonesia Bersatu kemungkinan besar menggaet satu diantara Ganjar dan Anies.

"Kalau dari koalisi yang terbentuk dengan tidak adanya tokoh kuat di dalam, kemungkinan mereka akan meminang Anies atau Ganjar," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya