Berita

Pertemuan Golkar dan PAN Jatim/Net

Politik

Golkar dan PAN Jawa Timur Bertemu Bahas Kelahiran Pemimpin Terbaik

MINGGU, 22 MEI 2022 | 09:39 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) mulai terjalin hingga ke daerah-daerah. Teranyar, koalisi yang digawangi Golkar, PAN, dan PPP ini menggelar pertemuan di Jawa Timur.

Pertemuan terbuka yang berlangsung di Kantor DPD Golkar Jatim itu, dihadiri oleh pengurus DPD Golkar dan DPW PAN Jawa Timur. Mereka membahas agenda kerjasama dan memantapkan rencana koalisi di tingkat daerah, untuk menyongsong Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang.

“Saya kira ini koalisi baik. Kerjasama dengan niat baik. Jadi Insya Allah hasilnya nanti baik,” kata Ketua DPD Golkar Jawa Timur, Sarmuji sebagaimana diberitakan Kantor Berita RMOL Jatim,  Sabtu (21/5).


Sarmuji mengatakan, selain membahas isu di tingkat daerah, pertemuan itu juga membahas agenda pusat, terutama berkaitan dengan rencana koalisi di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

”Kita bersyukur bisa mempersiapkan kelahiran pemimpin terbaik Indonesia menuju zaman yang terang dan cemerlang pada masa akan datang,” tambah anggota DPR RI itu.

Sarmuji menambahkan, dengan format koalisi tersebut, diharapkan kalau perolehan suara Golkar dan PAN pada Pemilu 2024 mendatang akan bertambah.

Selama ini, dalam setiap agenda politik, Golkar dan PAN sering menjadi mitra yang strategis. Keduanya yang punya basis pemilih loyal, tetap bisa membangun eksistensi dan mencapai target politik yang optimal.

"Saya dan Mas Rizki kebetulan satu dapil. Meskipun sama-sama caleg, kita tidak pernah berbenturan. Dengan segmentasi (pemilih) sendiri-sendiri kita tidak akan berbenturan justru membuka peluang untuk menegaskan eksistensi. Mudah-mudahan kursi PAN dan Golkar bertambah," jelasnya.

Sarmuji menambahkan, dalam pertemuan itu tidak membahas figure sosok Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) 2024. Menurut dia, kedua parpol sudah punya mekanisme untuk menyalurkan dukungan, sehingga diserahkan ke internal masing-masing.

"Soal capres, cawapres itu akan kami serahkan ke masing-masing DPP ya. Kami pasti punya usulan masing-masing. Akan kami salurkan melalui DPP masing-masing. Supaya tertib," jelasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya