Berita

Ketua Institut Harkat Negeri Sudirman Said/RMOL

Politik

Sudirman Said: Kita Perlu Jalur Tengah untuk Menghindari Letupan Seperti di Srilanka

SABTU, 21 MEI 2022 | 21:17 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Gagasan untuk perbaikan kondisi bangsa Indonesia diharapkan muncul dari kelompok yang tak berafiliasi dan memiliki sejarah dengan pembelahan politik 2019.

Ketua Institut Harkat Negeri Sudirman Said menyampaikan hal tersebut dalam acara Peringatan dan Refleksi 24 Tahun Reformasi bertajuk "Reformasi dan Jalan Keluar Krisis", yang digelar hybrid di Bimasena Club di Jalan Dharmawangsa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (21/5).

"Kita perlu jalur tengah, tidak kanan tidak kiri, tidak cebong tidak kadrun, tapi menjadi tempat untuk berhimpun. Kita memerlukaan satu jalur untuk bertukar pikiran secara jernih," ujar Sudirman Said.


Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ini memandang, Indonesia tengah berada di ambang krisis, jika mellihat perkembangan yag nampak di permukaan saat ini.

"Seluruh aspek kehidupan bernegara kita mulai hukum, HAM, politik, ekonomi, sosial itu sesungguhnya kita tengah menghadapi masalah kritis," ujar Sudirman Said .

Di samping itu, Sudirman Said juga melihat maslaah lain yang mengganderungi masyarakat. Yaitu soal peranan sosial elemen-elemen masyarakat yang semakin melemah di era pemerintahan Presiden Joko Widodo.

"Kami melihat dari waktu ke waktu ada elemen-elemen yang hari ke hari semakin lemah utamanya terhadap kekuasaan formal," tuturnya.

Maka dari itu, jalur tengah dianggap penting oleh Sudirman Said untuk menghindari potensi terjadinya gejolak seperti yang terjadi di Srilanka.

"Sehingga warning soal Srilanka atau Filipina itu bisa dihindari," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya