Berita

Kegiatan vaksinasi Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Kalimantan Timur/Net

Nusantara

Kejar Capaian Vaksin Booster, Binda Kaltim Intensifkan Vaksinasi di Lima Wilayah

SABTU, 21 MEI 2022 | 17:32 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Badan Intelijen Negara (BIN) gencarkan vaksinasi Covid-19 di kota di Kalimantan Timur untuk mengejar rasio capaian, terutama untuk dosis kedua dan ketiga atau booster.

Kali ini, vaksinasi digelar serempak lima kabupaten/ kota. Yakni, Berau, Kutai Kartanegara, Penajam Paser Utara, Kutai Barat, dan Mahakam Ulu.

Dikatakan Kepala BIN Daerah Kalimantan Timur Brigjen TNI Danny Koswara, capaian vaksinasi di Kaltim tergolong baik untuk dosis pertama, yaitu sudah mencapai 100,95 persen dari target menurut data per 20 Mei. Sementara untuk dosis kedua tercatat 88,11 persen, dan dosis ketiga 25,99 persen.


Intensifikasi vaksinasi digelar Binda Kaltim sepekan ini, kata Danny Koswara, bekerjasama dengan Dinas Kesehatan untuk menggelar layanan vaksinasi di rumah sakit, klinik, puskesmas, maupun tempat-tempat umum yang mudah dijangkau masyarakat.

"Untuk dosis kedua, dan terlebih ketiga memang masih harus kita kejar. Kita intensifkan di wilayah-wilayah yang banyak daerah 4T, terpencil, terdalam, terluar, dan terjauh agar capaian dosis kedua dan ketiganya juga naik cepat," ujar Danny Koswara dalam keterangannya, Sabtu (21/5).

Lanjut Koswara, pemenuhan target vaksinasi sangat penting untuk mengawal fenomena melandainya kasus Covid-19 di Tanah Air, termasuk di Kaltim. Dengan pelandaian kasus yang stabil, kini Pemerintah sudah bisa lebih melonggarkan pembatasan sosial agar masyarakat dapat lebih leluasa menjalankan aktivitas di berbagai bidang, baik ekonomi, pendidikan, sosial keagamaan, hingga budaya.

"Berkat vaksinasi yang kita gencarkan selama dua tahun terakhir, pandemi sudah semakin terkendali; dan pelonggaran aktivitas sosial sudah semakin luas. Hal ini harus kita syukuri dengan cara melanjutkan vaksinasi hingga tuntas ke dosis ketiga atau booster," jelasnya.

"Dengan demikian kekebalan komunal masyarakat semakin meningkat kualitasnya dan semakin bertahan lama," katanya lagi.

Pemerintah, masih kata Koswara, kini membolehkan masyarakat melepas masker saat berada di ruang terbuka yang tidak ramai. Demikian pula, Pemerintah menghilangkan keharusan menunjukkan hasil tes antigen atau PCR bagi mereka yang sudah vaksin booster.

"Pemerintah akan memberikan pelonggaran sesuai dengan hasil asesmen berbagai parameter pandemi. Karena itu kita dukung dengan perluasan cakupan dan peningkatan capaian vaksinasi ini," pungkasnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Dirgahayu Pandeglang ke-152, Gong Salaka!

Rabu, 01 April 2026 | 18:04

Klaim Nadiem Dipatahkan Jaksa: Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan

Rabu, 01 April 2026 | 18:03

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Macet, Legislator Golkar Koordinasi dengan APH

Rabu, 01 April 2026 | 17:40

Pariwisata Harus Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal

Rabu, 01 April 2026 | 17:24

Harta Gibran Tembus Rp 27,9 Miliar di LHKPN 2025

Rabu, 01 April 2026 | 17:03

Purbaya Pede Defisit APBN 2026 di Bawah 3 Persen

Rabu, 01 April 2026 | 17:00

Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Sulit Dihindari

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Menaker Yassierli Imbau Swasta dan BUMN Terapkan WFH Sehari dalam Sepekan

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Selisih Harga BBM Nonsubsidi Ditanggung Pertamina

Rabu, 01 April 2026 | 16:44

Selengkapnya