Berita

Mantan Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai/Net

Politik

Natalius Pigai: Saya Tidak Melihat Singapura Phobia Islam, Presidennya Muslimah Melayu

KAMIS, 19 MEI 2022 | 18:37 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Penolakan Ustaz Abdul Somad (UAS) beserta keluarga dan rombongan oleh otoritas Singapura tidak serta-merta diartikan sebagai cerminan Islamophobia.

"Saya tidak melihat Singapura itu phobia Islam (Islamophobia), tapi mereka punya otoritas untuk itu (menolak kedatangan UAS)," kata mantan Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (19/5).

Pigai berpandangan, tudingan Islamophobia terhadap Singapura kurang tepat. Singapura saat ini dipimpin oleh Presiden Halimah Yacob yang berlatar belakang agama Islam. Apalagi, sang presiden juga berdarah Minang.


"Ibu Hj Halimah Yacob wanita Melayu dari Tumasek Kerajaan Riau Lingga. Presiden Singapura adalah kepala negara dan berwenang menjalankan sistem eksekutif. Seorang muslimah memimpin Negara Kristen. Ini soal akal sehat dan bukan soal agama," lanjut Pigai.

Soal penolakan kedatangan UAS, aktivis asal Papua ini justru lebih cenderung mengkritisi sikap pemerintah Indonesia yang tidak terlihat proaktif dalam bersikap.

Pemerintah Indonesia, kata dia, terkesan kurang peduli dengan apa yang dialami UAS beserta rombongan hingga dipulangkan oleh Imigrasi Singapura.

"Beliau (UAS) itu tokoh Indonesia. Meskipun kontroversial, negara tidak lantas mengabaikan tokoh besar bagi umat muslim Tanah Air seperti UAS. Pertanyaannya, jika UAS saja negara tidak acuh, bagaimana dengan jutaan rakyat yang mengadu nasib dan bepergian?" kritik Pigai.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya