Berita

Anggota Komisi VIII DPR RI, Achmad/Net

Politik

Kecam Singapura, Anggota Komisi VIII Sebut Deportasi UAS Melecehkan Bangsa Indonesia

SELASA, 17 MEI 2022 | 12:39 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Tindakan deportasi yang dilakukan Imigrasi Singapura terhadap Ustaz Abdul Somad (UAS) beserta anak istri dan rombongan pada Senin kemarin (16/5) turut disesalkan DPR RI.

Anggota Komisi VIII DPR RI, Achmad mengecam keras dan meminta Singapura menjelaskan alasan deportasi tersebut. Sebab dari keterangan UAS, hingga kini belum ada penjelasan yang jelas dari pihak Singapura.

"Saya secara pribadi dan sebagai anggota DPR RI mengecam keras perlakuan terhadap guru kita UAS. Kita minta pihak Singapura menjelaskan kronologis kenapa UAS harus diperlakukan seperti itu," kata Achmad kepada wartawan, Selasa (17/5).


Baginya, tindakan Singapura terhadap UAS terlalu berlebihan. Apalagi kedatangan rombongan ulama yang juga sahabatnya itu dalam rangka liburan.

"UAS datang ke sana tidak mungkin tanpa koordinasi. Ini pelecehan bagi bangsa kita," sesalnya.

Tak hanya pihak Singapura, ia juga meminta pemerintah Indonesia menuntut penjelasan kepada Dubes Singapura. Karena menurut dia, perlakuan itu berlebihan dan melecehkan pemerintah Indonesia.

"UAS merupakan tokoh dan ulama besar, tidak hanya di Indonesia saja bahkan Bureni Darussalam dan Malaysia memberikan penghormatan tinggi terhadap beliau. Tapi diperlakukan dengan sangat tidak wajar oleh Singapura," tandasnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Manifesto PRD 1996: Ketika Sekelompok Anak Muda Membuat Penguasa Susah Tidur

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:27

Kanada Minta Warganya Waspadai Wabah Cyclospora sebelum Bepergian ke AS

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:16

BRI Peduli Buka Jalan UMKM Mebel Sukoharjo Tembus Pasar Global

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:10

Ganti Kapolri dan Jaksa Agung Diusulkan Barengan

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:06

Kemnaker Jamin 134 Pegawai PT Amos Terima Pesangon Rp12,7 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:03

Purbaya Ungkap Alasan RI Tawarkan Pajak 0 Persen Selama 50 Tahun di PFII

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:47

KPK Sita Toyota Alphard Diduga Hadiah Proyek Bupati Lalu Ahmad Zaini

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:30

Risiko Perang Terbuka AS-Iran Meningkat Gegara Rebutan Selat Hormuz

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:23

KPK Bantah Kabar Penangkapan Gatot Heroe Hernanda

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:17

Fahira Ungkap Lima Tantangan Anak Indonesia dan Solusinya

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:12

Selengkapnya