Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Orang Demam Capai 1,4 Juta, Korut Kerahkan Militer untuk Tangani Wabah Covid-19

SELASA, 17 MEI 2022 | 08:44 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Korea Utara telah memobilisasi militernya untuk ikut menangani penyebaran Covid-19, di samping mengerahkan lebih dari 10 ribu petugas kesehatan.

Dalam laporan KCNA, sebanyak 269.510 orang mengalami gejala demam, sehingga total saat ini mencapai 1.483.060 per Senin malam (16/5). Sementara jumlah kematian juga bertambah menjadi 56 orang.

Tidak disebutkan berapa banyak jumlah orang yang sudah dinyatakan positif Covid-19.


Atas perintah pemimpin Kim Jong Un, korps medis tentara dikerahkan untuk meningkatkan distribusi obat-obatan di ibukota Pyongyang.

Demi memastikan ketersediaan obat-obatan, sejumlah anggota senior politbiro Partai Buruh mengunjungi apotek dan kantor manajemen obat-obatan.

"Mereka menyerukan agar dibuat aturan yang lebih ketat dalam menjaga dan menangani perbekalan kesehatan, dengan tetap menjaga prinsip mengutamakan permintaan dan kenyamanan masyarakat dalam perbekalan," lapor KCNA.

Otoritas juga memaksimalkan upaya pelacakan kasus dengan mengerahkan sekitar 11 ribu pejabat kesehatan, guru, dan mahasiswa kedokteran untuk bergabung mencari dan merawat mereka yang demam.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memperingatkan Covid-19 dapat menyebar dengan cepat di Korea Utara lantaran tidak memiliki program vaksinasi dan menolak bantuan internasional.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya