Berita

Deklarasi relawan Gema Sandi di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur/Net

Politik

Milenial dan Pelaku UMKM di Kupang Siap Galang Dukungan untuk Sandiaga Uno

SENIN, 16 MEI 2022 | 22:55 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kreatifitas yang dilengkapi dengan bukti kinerja, menjadi alasan relawan milenial dan pelaku UMKM di Kupang, Nusa Tenggara Timur, memberikan dukungan kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno untuk melangkah menjadi calon presiden (Capres) 2024.

Deklarator relawan yang tergabung dalam Gema Sandi NTT, Frengki Bere mengatakan, kegiatan ini menjadi titik awal perjuangan dukungan Sandiaga Uno.

Kata dia, berawal dari Kupang, mereka akan bergerak membuat simpul-simpul kekuatan dukungan untuk Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu.


"Kami bergerak dari ibukota provinsi. Setelah ini kami akan terus bergerak membuat simpul-simpul kekuatan di 22 kabupaten dan kota, hingga kecamatan dan desa," kata Frengki dalam keterangannya, Senin (16/5).

Frengki menilai, Sandiaga Uno menjadi sosok yang kreatif dan inovatif dalam membangun ekonomi nasional. Terlebih kali ini Sandiaga Uno menjabat sebagai Menparekraf.

"Kami melihat banyak prestasi yang sudah Bapak Sandi persembahkan buat republik ini. Sebagai ekonom hebat, beliau pernah menjabat Wakil Gubernur DKI Jakarta, dan sekarang sebagai Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif," terangnya.

"Banyak strategi inpiratif dan inovatif beliau dalam bidang pemerintahan dan ekonomi nasional," imbuhnya.

Dikatakan Frengki, kegiatan tersebut juga disambung dengan pemberian paket bantuan sembako dari Relawan Gema Sandi kepada masyarakat setempat.

"Kita semua hadir di Kota Kupang dalan rangka menyatakan dukungan kepada bapak Sandiaga Uno untuk jadi Presiden 2024. Agenda kedua, ada aksi sosial, berupa paket bingkisan sembako dari Relawan Gema Sandi," pungkasnya.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya