Berita

Ilustrasi/Net

Politik

KoDe Inisiatif: KPU Harus Jelaskan Alokasi Anggaran Pemilu Sebesar Rp 76 Triliun

SENIN, 16 MEI 2022 | 21:31 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Komisi Pemilihan Umum (KPU) diminta menjelaskan kepada publik terkait besaran anggaran Pemilu Serentak 2024 sebesar Rp 76 triliun.

Bagi Koordinator Harian Konstitusi dan Demokrasi (Kode) Inisiatif, Muhammad Ihsan Maulana, penjelasan dari KPU menjadi penting untuk memastikan transparansi anggaran negara yang digunakan.

"KPU sebagai penyelenggara pemilu perlu segera menjelaskan kepada publik ihwal peruntukan anggaran tersebut," kata Ihsan kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (16/5).


"Publik perlu mengetahui porsi anggaran yang besar itu untuk apa dan akan dimanfaatkan seperti apa, hal ini untuk mendorong transparansi penggunaan anggaran Pemilu 2024," imbuhnya.

Bila sudah terbuka dan publik mengetahuinya, Ihsan menambahkan tidak menutup kemungkinan, anggaran bisa dikurangi atau lebih diefisienkan lagi mengingat Indonesia saat ini masih ada di dalam masa pandemi Covid-19.

"Tetapi yang terpenting, dana yang cukup besar tersebut perlu di-clear-kan terkait dengan peruntukannya dan apakah masih ada ruang untuk dapat mengefisiensikan anggaran pemilu 2024. Pasalnya biaya yang tinggi perlu disesuaikan dengan semangat keserentakan pemilu 2024," jelasnya.

Seperti diketahui, hingga saat ini, Komisi II DPR RI belum mengesahkan pengajuan anggaran Pemilu Serentak 2024 mendatang sebesar Rp 76 triliun.

Angka tersebut muncul dalam rapat konsinyering yang dilakukan sejak Jumat (13/5) sampai Minggu (15/5).

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Rayakan HUT Perusahaan Lewat Santunan Anak Yatim

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:59

Polisi Geledah Rumah terkait Kasus Dugaan Korupsi Kejagung, 74 Kg Emas Diamankan

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:40

Ketahanan Energi Indonesia Masih Pincang Tanpa Ada Cadangan Strategis

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:12

Polisi Geledah 12 Titik Kasus Korupsi, Rumah Mewah Jampidsus Tidak Termasuk

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:50

Peradi Profesional Catat Rekor Kerja Sama dengan 112 Perguruan Tinggi

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:45

IPW Dukung Polri Usut Dugaan Korupsi di Lingkungan Kejagung

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:26

Yogyakarta dan Takdir Dirgantara

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:01

Kritik terhadap Pemerintah Bagian dalam Kehidupan Demokrasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:41

Pertamina Berdayakan Difabel Kampung Rajut Inspirasi Green Warrior Bandung

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:18

Polisi Sita Uang Miliaran Rupiah Usai Geledah Kafe dan Money Changer di Cipete

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:14

Selengkapnya