Berita

Raja Maroko, Mohammed VI bersama Presiden baru Uni Emirat Arab Syeikh Mohammed bin Zayed (MBZ) /Net

Dunia

Di Bawah MBZ, Raja Maroko Yakin Hubungan Bilateral dengan UEA akan Lebih Solid

SENIN, 16 MEI 2022 | 17:06 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Maroko yang baru-baru ini turut berduka atas kematian Presiden Uni Emirat Arab (UEA), Syeikh Khalifa bin Zayed, telah menyatakan menjalin hubungan lebih erat dengan Presiden baru UEA, Syeikh Mohammed bin Zayed (MBZ).

Raja Mohammed VI dari Maroko telah mengirim pesan ucapan selamat kepada MBZ atas terpilihnya menjadi Presiden UEA pada Sabtu (14/5), mengungkapkan keyakinannya bahwa hubungan antara kedua negara akan menjadi lebih solid.

“Ikatan ini, kami tidak ragu, akan menjadi lebih solid dan kuat berkat keinginan bersama kami untuk meningkatkan hubungan bilateral kami yang terhormat. Hubungan ini akan menuju tingkat yang berfungsi sebagai model dalam hubungan antar-Arab,” ujar Raja Mohammed VI kepada MBZ, dimuat oleh ME Confidential, Minggu (15/5).


Raja Mohammed menyatakan keyakinannya bahwa MBZ akan memimpin negaranya menuju kebesaran, kemuliaan, dan kemajuan yang lebih besar, sambil mengejar sesuatu yang tidak asing bagi orang yang terhormat, yakni pembelaan tujuan-tujuan yang adil bagi Umat Arab dan Islam dan penguatan hubungan kerjasama dan solidaritas antara negara Islam.

Sebelumnya, Maroko dibawah perintah Raja Mohammed VI telah mengadakan masa berkabung nasional atas kematian Syeikh Khalifa bin Zayed.

Raja mendeklarasikan masa berkabung resmi selama tiga hari di Maroko yang mulai dari Jumat (13/5), dengan pengibaran setengah tiang bendera nasional di gedung-gedung pemerintah, administrasi dan tempat-tempat umum, dan di kedutaan dan konsulat Maroko di luar negeri.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya