Berita

Warga di desa Demydiv menggunakan perahu karet untuk mobilitas/Net

Dunia

Pasukan Ukraina Sengaja Banjiri Desa Agar Tak Diserang Rusia

SENIN, 16 MEI 2022 | 12:19 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebuah desa keil di utara ibukota Kyiv, Ukraina terendam air Sungai Irpin di tengah invasi Rusia. Banjir tersebut sengaja dibuat untuk mencegah serangan pasukan Rusia.

Pada awal invasi, pasukan Ukraina membuka bendungan di Demydiv, yang membuat air Sungai Irpin membanjiri desa dan ribuan hektar lahan di sekitarnya.

Air telah menenggelamkan ruang bawah tanah dan ladang. Tapi pengorbanan tersebut dinilai berhasil untuk menghentikan tentara dan tank Rusia menerobos garis Ukraina.


Seorang warga berusia 39 tahun, Oleksandr Rybalko menyebut, lebih dari sepertiga ladang di sana terendam banjir.

"Tentu saja, itu bagus. Apa yang akan terjadi jika mereka (pasukan Rusia) mampu menyeberangi sungai kecil dan kemudian pergi ke Kyiv?" kata Volodymyr Artemchuk, seorang warga Demydiv yang berusia 60 tahun.

Dua bulan berlalu, warga desa masih menghadapi dampak banjir. Mereka terpaksa menggunakan perahu karet sebagai mobilitas, sementara hanya bisa menanami lahan kering yang tersisa dengan bunga dan sayuran.

Rusia meluncurkan apa yang mereka sebut sebagai operasi militer khusus di Ukraina pada 24 Februari. Bulan ketiga, invasi tersebut telah merenggut ribuan nyawa, sementara jutaan warga Ukraina melarikan diri.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya