Berita

Akad Nikah putri terpidana teroris Husein Husny di Rutan Polda Metro Jaya/Ist

Nusantara

Nikahkan Putri Sulungnya di Dalam Rutan, Mata Napi Teroris Husein Husny Berkaca-kaca

SABTU, 14 MEI 2022 | 23:58 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Salah satu terpidana kasus terorisme, Husein Husny, mendapat momen langka dalam hidupnya. Ia menikahkan putri sulungnya yang bernama Afiyah Husein di Rumah Tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya, Jakarta Sabtu siang (14/5).

Akad pernikahan difasilitasi langsung oleh Densus 88 Mabes Polri bersama Direktorat Perawatan Tahanan dan Barang Bukti Polda Metro Jaya. Acara yang digelar secara terbatas dan sederhana hanya dihadiri oleh beberapa keluarga inti saja.

"Lega sekali, senang. Karena ini kan namanya anak ya kan, buah hati, hal yang dinanti-nanti, dan suatu kebahagiaan yang tak terhingga," kata Husein, dikutip Kantor Berita RMOLJakarta.


Saat ijab kabul, Husein tampak terharu bahagia sambil sesekali menyeka kedua bola mata. Husein dengan mantap menjabat tangan pasangan anak sulungnya, Muhammad An Nagib.

Ia pun berterima kasih kepada Polri lantaran difasilitasi untuk menikahkan anaknya.

"Saya sangat berterima kasih kepada tim Polda Metro Jaya, Densus 88, semuanya pokoknya luar biasa, saya difasilitasi pernikahan anak saya," kata Husein.

Sementara itu, Kanit Inkoor Dit Idensos Densus 88 Polri, Kompol Vanggivantozy menyebut, kegiatan akad nikah berlangsung dengan hikmat dan lancar.

"Dengan tujuan untuk memberikan hak-hak dan memenuhi hak-hak para sahabat kami, saudara kami yang ditahan di rutan Polda Metro Jaya," jelas Vanggi.

Meski begitu, pembatasan tamu undangan akad nikah ini tetap dilaksanakan oleh petugas.

"Kami batasi dari pihak keluarga hanya ada 13 orang yang menghadiri, kemudian sisanya adalah petugas untuk mengamankan kegiatan ini," kata Vanggi.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya