Berita

Salah satu rumah sakit lapangan atau disebut fangcang di Shanghai /Net

Dunia

Satu Pekan Sebelum Deadline PKC, Shanghai Melepaskan Setengah dari Seluruh Zona Karantinanya

SABTU, 14 MEI 2022 | 20:18 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Pemerintah Shanghai mempensiunkan lima rumah sakit karantina darurat (fangcang), setelah kasus Covid-19 setiap hari menunjukkan tren penurunan, seminggu sebelum batas waktu untuk menghapus infeksi Covid-19 masyarakat.

Kasus baru harian menurun untuk hari ke-20 sejak 23 April, turun 19,8 persen dalam 24 jam sebelumnya, menjadi 1.681 kasus, menurut data yang dirilis pada Sabtu (14/5).

Kasus simtomatik menurun 14,5 persen menjadi 227, sementara satu pasien lanjut usia dengan penyakit medis yang ada meninggal.


“Dengan penurunan stabil pada kasus positif baru, pasien di rumah sakit fangcang tingkat kota dan kabupaten telah menurun hingga di bawah 50.000, atau 20 persen dari puncaknya,” kata Ding Bo, yang mengepalai relokasi pasien di gugus tugas pencegahan Covid-19 Shanghai, dikutip South Morning China Post, Sabtu (14/5).

Ding menambahkan, 5 dari rumah sakit fangcang tingkat kota yang merubah tempat-tempat umum seperti sirkuit balap Formula Satu di Anting, dan fasilitas 16.000 tempat tidur di kawasan perdagangan bebas Lingang, kini telah dicabut, meninggalkan setengah dari semua fasilitas karantina masih berjalan.

Sekitar 95 persen dari 288 sekolah yang disisihkan sebagai rumah sakit fangcang potensial tidak lagi digunakan, tambahnya.

Infeksi baru dari varian Omicron telah menurun di Shanghai sejak 23 April, dengan penambahan harian mencapai 3.000 dalam empat hari terakhir, sebagian besar dari mereka tidak menunjukkan gejala.

Sekitar 617.600 orang di kota berpenduduk 25 juta jiwa itu telah terjangkit penyakit itu sejak 1 Maret, sebagian besar tanpa gejala.

Jumlah kematian kumulatif sejak 18 April adalah 568, atau 0,09 persen dari yang terinfeksi.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Turbulensi Kepercayaan dalam Teropong Nobel Ekonomi

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:16

Jadi Tersangka KPK, Bupati Klaten Didepak PDIP

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:45

Kapolri Rangkul Ulama Jatim untuk Jaga Kamtibmas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:32

Ilham Habibie hingga Chappy Hakim Dianugerahi Golden PIN INACA

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:02

DPR: Kehadiran Kapolri di BEI Sinyal Negara Serius Menegakkan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 20:33

Ketua Gappura Minta DPR Turun Tangan Mediasi PHK dan GHS di Krakatau Steel

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:35

Walhi Soroti Tanggung Jawab Lintas Sektor dalam Penanganan Karhutla

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:28

Kementerian UMKM Pulihkan 908 Usaha Terdampak Bencana di Sumatera

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:51

Komjak Diminta Turun Tangan Teliti JPU di Kasus Febrie

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:30

Surati Presiden Prabowo, YLKI Minta Menteri Bahlil Dicopot

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:49

Selengkapnya