Berita

Petugas sipil-militer Ukraina memasukkan jenazah pasukan Rusia yang tumbang dalam perang ke dalam gerbong es di pinggiran Kyiv, Ukraina, Jumat (13/5) /Net

Dunia

Kumpulkan Jasad Tentara Rusia ke Dalam Gerbong Es, Ukraina Akan Kembalikan Mereka ke Keluarganya

SABTU, 14 MEI 2022 | 16:23 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Mayat tentara Rusia yang tewas di Ukraina dibawa ke halaman rel di luar Kyiv dan ditumpuk dengan ratusan lainnya di dalam kereta es.

Jasad tersebut akan tetap di sana, hingga mereka dapat dikirim kembali ke keluarga mereka.

Hal itu dilaporkan oleh Otoritas Militer Ukraina pada Jumat (13/5), disaat mereka melanjutkan memuat mayat tentara Rusia setelah pertempuran di wilayah Kyiv dan Chernihiv.


Volodymr Lyamzin, kepala kerja sama sipil-militer Ukraina, mengatakan negaranya bertindak sesuai dengan hukum internasional dan siap untuk mengembalikan mayat-mayat itu ke Rusia.

"Menurut norma-norma hukum humaniter internasional, dan Ukraina secara ketat mengikutinya, setelah fase aktif konflik selesai, pihak-pihak harus mengembalikan jenazah militer negara lain. Ukraina siap mengembalikan mayat-mayat itu ke agresor," ujarnya dikutip Reuters.

Lyamzin mengatakan ada beberapa kereta lemari es yang ditempatkan di berbagai wilayah di Ukraina, tempat mayat tentara Rusia disimpan.

Beberapa ratus mayat disimpan di sebuah fasilitas di pinggiran Kyiv yang kemudian difilmkan oleh Reuters.

"Di kereta kulkas ini disimpan beberapa ratus jenazah pasukan Rusia. Sebagian besar dibawa dari wilayah Kyiv, ada beberapa dari wilayah Chernihiv, dan dari beberapa wilayah lain juga," tutup Lyamzin.
Meskipun telah ditemukan ratusan jasad pasukan Rusia, Ukraina belum memberikan angka pasti dari jumlah korban itu secara resmi.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya