Berita

Presiden Dewan Eropa Charles Michel /Net

Dunia

Presiden Dewan Eropa Kunjungi Hiroshima, Bahas Ancaman Nuklir Global

JUMAT, 13 MEI 2022 | 14:28 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Presiden Dewan Eropa Charles Michel telah menyatakan keamanan global berada di bawah ancaman dari invasi Rusia ke Ukraina dan uji coba rudal Korea Utara baru-baru ini.

Hal itu disampaikan pada kunjungannya ke Hiroshima di Jepang, kota pertama yang mengalami serangan bom atom Amerika Serikat pada 1945.

Charles mengatakan kota Hiroshima adalah ‘pengingat jelas’ bagi aturan internasional untuk perlucutan senjata nuklir dan kontrol senjata.


"Saat kita berbicara, keamanan global berada di bawah ancaman. Rusia, negara bersenjata nuklir  menyerang negara berdaulat Ukraina, sambil membuat referensi yang memalukan dan tidak dapat diterima untuk penggunaan senjata nuklir," ujar Charles dalam pidatonya, dimuat oleh Reuters, Jumat (12/5).

"Ini tidak hanya menggoyahkan keamanan Eropa, tetapi juga meningkatkan risiko bagi seluruh dunia. Dan di sini, di lingkungan Anda (rakyat Jepang), uji coba rudal ilegal dan provokatif Korea Utara yang baru saja terjadi kemarin, meningkatkan ketegangan dan membahayakan keselamatan kita bersama,” imbuhnya.

Charles kemudian menjelaskan tantangan mendesak itulah mengapa kemitraan yang dibangun di atas perdamaian dan tatanan internasional berbasis aturan seperti kemitraan Jepang-Uni Eropa bersifat sangat penting.

“Tugas generasi kita adalah memperkuat norma-norma perlucutan senjata nuklir dan non-proliferasi yang ada dan menjadikannya universal,” tegas Charles.

Berada di kampung halaman Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida, Michel mengatakan bahwa ia merasakan ikatan yang kuat antara Eropa dan Jepang.

“Jadi tidak mengherankan jika Eropa dan Jepang, yang menderita akibat perang dunia, sangat bertekad untuk memastikan hal ini tidak akan pernah terjadi lagi,” demikian Charles.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya