Berita

Ketua KPK, Firli Bahuri/RMOL

Hukum

Komitmen Bersihkan Negeri dari Korupsi, Firli Bahuri juga akan Beri Pendidikan PCB ke Pj Kepala Daerah

KAMIS, 12 MEI 2022 | 18:27 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komitmen Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk membersihkan Indonesia dari korupsi tak tanggung-tanggung, selain akan memberikan pendidikan kepada petinggi 20 partai politik, KPK juga akan memberikan pendidikan untuk para Penjabat (Pj) kepala daerah.

Hal itu disampaikan langsung oleh Ketua KPK, Firli Bahuri menanggapi adanya lima Pj. Gubernur yang sudah dilantik oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian pada hari ini, Kamis (12/5).

"KPK berkomitmen membersihkan korupsi di negeri ini," ujar Firli kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis petang (12/5).


Berbagai upaya itu kata Firli, dilakukan KPK termasuk dengan membangun politik cerdas berintegritas.

Selain memberikan pendidikan Politik Cerdas Berintegritas (PCB) kepada 20 parpol yang dimulai pada Rabu (18/5), KPK juga akan memberikan pendidikan untuk Pj. kepala daerah.

"KPK pun juga akan melibatkan para Pj. kepala daerah, namun tentu waktunya harus disesuaikan. KPK akan undang pada kegiatan PCB tapi waktunya direncanakan bulan November 2022," kata Firli.

Karena kata Firli, KPK harus menuntaskan terlebih dahulu acara untuk 20 parpol yang telah terdaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Kami harus tuntaskan dulu untuk giat dengan 20 parpol yang telah terdaftar di KPU sampai tuntas," pungkas Firli.

Dalam acara pendidikan PCB yang dimulai pada 18 Mei nanti hingga 21 batch, KPK akan mengundang Ketua Umum (Ketum), Sekretaris Jenderal (Sekjen), dan Bendahara Umum (Bendum) dengan melibatkan Mendagri dan penyelenggara pemilu, KPU dan Bawaslu.

Firli sendiri pun juga akan memberikan pendidikan kepada 20 parpol dengan tema "Demokrasi, Kekuasaan, dan Koruptor".

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya