Berita

Ketua Umum Forum Intelektual Muda Riau Indonesia (FIMRI) Robert Hendriko/Net

Nusantara

FIMRI Ingatkan Kemendagri Tunjuk Pj Walikota Pekanbaru Sesuai Harapan Warga

KAMIS, 12 MEI 2022 | 01:52 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kementerian Dalam Negeri diingatkan agar cermat dan teliti melihat harapan masyarakat Kota Pekanbaru dalam menunjuk penjabat (Pj) kepala daerah yang akan pensiun pada 22 Mei 2022.

Begitu dikatakan Ketua Umum Forum Intelektual Muda Riau Indonesia (FIMRI) Robert Hendriko di tengah gonjang-ganjing  siapa yang akan menjabat Pj Walikota Pekanbaru hingga terlaksananya Pilkada Serentak 2024.

"Kemendagri untuk benar-benar menentukan Pj Walikota Pekanbaru dan Kampar yang sesuai dengan harapan warga," ujar Robert Hendriko dalam keterangannya, Rabu (11/5).


Menurut Robert, terlalu banyak masalah yang terjadi di Pekanbaru dalam kurun waktu 10 tahun ini. Misalnya masalah banjir, sampah, sosial serta masalah masalah lain seperti dugaan korupsi yang diduga dilakukan oleh pemimpin Pekanbaru.

Termasuk juga, katanya, masalah pengungsi Rohingya yang sudah bertahun-tahun tinggal di Pekanbaru dan berkali kali melakukan demo meminta diberangkatkan ke negara ketiga. Namun, hingga saat ini keinginan mereka belum terakomodir.

"Banyak sekali sengkarut dan masalah yang hingga saat ini belum terselesaikan oleh Walikota Pekanbaru. Tentu ini menjadi PR besar bagi Pj Walikota nanti," katanya.

Dengan situasi Pekanbaru yang kusut ini, kata Robert, dibutuhkan pemimpin yang memiliki kemampuan problem solver serta pekerja keras dan mampu berdiri diatas semua golongan.

"Kita ingin membangun Riau lebih baik lagi dengan memulai Pekanbaru sebagai barometer semua dimensi, mulai dari dimensi sosial, politik,agama dan budaya," katanya.

"Untuk itu kami berharap Kemendagri dapat membaca keinginan warga Pekanbaru dengan menghadirkan Pj Walikota Pekanbaru yang benar-benar dan serius untuk membangun Pekanbaru ke arah yang lebih baik lagi," pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya