Berita

Anggota Komisi IX DPR RI Luqman Hakim/Net

Politik

Jika Tak ada Penjelasan Spesifikasi, PKB Minta Pengadaan Gorden untuk Rumah Dinas DPR RI Dibatalkan

RABU, 11 MEI 2022 | 05:42 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Sekretariat Jenderal DPR RI diminta menjelaskan secara detail spesifikasi gorden yang masuk dalam tender pengadaan untuk rumah dinas dewan. Total anggaran yang dialokasikan sebanyak Rp 43,5 triliun atau Rp 90 juta per rumah.

Dikatakan anggota Komisi IX DPR RI Luqman Hakim, jika Setjen DPR RI tidak dapat menjelaskan detail spesifikasi itu, maka proyek tersebut harus dibatalkan.
"Selama pihak Kesetjenan DPR tidak dapat memberi penjelasan detail spesifikasi gorden yang akan diadakan, saya minta proyek pengadaan gorden rumah dinas DPR tahun ini dibatalkan," ujar Luqman Hakim kepada wartawan, Selasa (10/5).

Luqman mengatakan, pembatalan proyek itu bisa dilakukan meskipun sudah ada perusahaan yang ditetapkan sebagai pemenang tender.

Luqman mengatakan, pembatalan proyek itu bisa dilakukan meskipun sudah ada perusahaan yang ditetapkan sebagai pemenang tender.

Lanjut legislator PKB ini, tanpa penjelasan yang masuk akal kepada masyarakat, maka proyek gorden rumah dinas DPR itu hanya menambah penilaian negatif masyarakat kepada DPR.

"Saya yakin banyak teman-teman anggota DPR yang merasa malu masalah gorden ini jadi kontrovers negatif di tengah masyarakat," pungkasnya.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

UPDATE

KKB dan Ancaman Nyata terhadap Kemanusiaan di Papua

Jumat, 20 Maret 2026 | 05:59

Telkom Turunkan 20 Ribu Personel Amankan Layanan Telekomunikasi

Jumat, 20 Maret 2026 | 05:40

Salat Id Sambil Menikmati Keindahan Gunung Sumbing dan Sindoro

Jumat, 20 Maret 2026 | 05:19

PKS Minta DPR dan Pemerintah Rombak APBN 2026

Jumat, 20 Maret 2026 | 04:55

Ketika Gerakan Rakyat Kehilangan Akar

Jumat, 20 Maret 2026 | 04:35

BGN Perketat Pengawasan Sisa Pangan dan Limbah MBG

Jumat, 20 Maret 2026 | 04:15

Tokoh Perempuan Dorong Polri Telusuri Dugaan Aliran Dana Asing

Jumat, 20 Maret 2026 | 03:59

Arsitek Penyelesaian Kasus HAM Masa Lalu di Timor Leste

Jumat, 20 Maret 2026 | 03:33

Pertemuan Prabowo-Megawati Panggilan Persatuan di Tengah Kemelut Global

Jumat, 20 Maret 2026 | 03:13

Pengamanan Selat Bali

Jumat, 20 Maret 2026 | 02:59

Selengkapnya