Berita

Sekda Banten Al Muktabar/Net

Politik

Sekda Banten Al Muktabar Diduga Bakal Gantikan Wahidin Halim yang Pensiun

SELASA, 10 MEI 2022 | 17:38 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Gubernur Banten Wahidin Halim yang bakal memasuki pensiun diduga bakal dilanjutkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Banten Al Muktabar.

Kabar ini menyeruak di kalangan wartawan, soal bakal ditunjuknya Al Muktabar sebagai Pelaksana Harian Gubernur Banten. Salah saorang sumber di Pemprov Banten membenarkan, Al Muktabar dipilih guna melanjutkan estafet jalannya roda pemerintahan di Banten, usai Wahidin resmi berhenti dinasnya pada Kamis (12/5) tepat pukul 00.00 itu.  

“Karena jabatan Gebernur atau kepala daerah itu tidak boleh terjadi kekosongan, sehingga Menteri Dalam Negeri (Mendagri) menunjuk Sekda sebagai Plh Gubernur yang masa tugasnya terbatas paling lama satu bulan,” demikian kata sumber yang beredar di kalangan wartawan, Selasa sore (10/5).


Sumber ini menjelaskan, Al Muktabar ditunjuk hanya untuk mengisi kekosongan sementara. Sebab, tidak menutup kemungkinan nantinya yang akan ditetapkan sebagai Penjabat (Pj), bukan Al Muktabar namun pejabat lainnya.

Pj Gubernur Banten ini nantinya akan dilantik secara langsung oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, bersama Pj Gubernur dari daerah lainnya.

”Karena ini hanya Plh, sehingga tidak perlu ada pelantikan,” cetusnya.

Sementara itu, aktivis asal Kabupaten Lebak Mochamad Gunawan berpendapat, seharusnya Gubernur Banten tidak diperlukan adanya Pelaksana Harian (Plh).

”Harusnya langsung dijabat oleh Pj bukan Plh, karena Plh itu hanya jabatan sementara dengan hitungan hari. Misal, menggantikan Gubernur yang berhalangan sementara,seperti sakit atau kunjungan keluar daerah. Inikan berhalangan tetap, harusnya langsung diisi oleh Pj,” kata Mochamad Gunawan kepada wartawan.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Banten Nana Supiana yang dikonfirmasi, mengaku belum mengetahui apakah Gubernur Banten akan dijabat oleh Plh atau langsung oleh Pj.

”Saya sekarang lagi ke Kemendagri untuk mengkonfirmasi, apakah Gubernur Banten itu dijabat oleh Plh atau langsung oleh Pj,” ujar Nana.


Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:21

Wall Street Ditutup Menguat Didorong Harapan Negosiasi Iran-AS

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:08

Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Diduga Peras Perangkat Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:50

Menkes Budi Ajak Kreator Jadikan Pola Makan Sehat Sebagai Tren Baru

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:45

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jakarta Dicecar KPK soal Pengadaan Rel di DJKA

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:32

Harga Emas Melonjak Didorong Aksi Bargain Hunting dan Sentimen Geopolitik

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:21

Sentimen AI Pulihkan Bursa Eropa, STOXX 600 Menguat

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:12

OTT di Solo Raya: Selain Bupati Sukoharjo KPK Juga Amankan 4 Orang Lainnya

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:04

Ekonomi NTB Tumbuh 13,64 Persen, Peluang Lahirnya Inovasi Anak Muda Kian Terbuka

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:01

Kepindahan Narji dari PKS ke PSI Dianggap Kutu Loncat Gurem

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:58

Selengkapnya