Berita

Presiden Jokowi saat rapat kabinet di Istana Merdeka, Senin kemarin (9/5)/Repro

Politik

Jokowi Minta Menterinya Fokus Kerja di Tengah Agenda Pemilu 2024, Begini Penjelasan Mahfud MD

SELASA, 10 MEI 2022 | 13:46 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Fokus dalam kerja-kerja pemerintahan di tengah agenda Pemilu Serentak 2024 merupakan salah satu titah yang disampaikan Presiden Joko Widodo kepada seluruh menterinya di Kabinet Indonesia Maju.

Jokowi memastikan tahapan Pemilu 2024 akan dimulai pertengahan tahun ini. Tapi ia meminta menteri dan termasuk kepala lembaga agar fokus bekerja di tugasnya masing-masing

Pernyataan Jokowi tersebut diperjelas kembali oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.


Arahan Jokowi tersebut, menurut mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini, mengandung tiga hal. Pertama, memastikan bahwa Pemilu 2024 harus berjalan sesuai dengan tahapan-tahapannya mulai Juni 2022 ini.

"Kedua, para menteri harus bekerja maksimal untuk melaksanakan tugasnya sebagai menteri sesuai dengan bidangnya masing-masing, tidak boleh mengganggu dan terganggu agenda pemilu," ujar Mahfud kepada wartawan, Selasa (10/5).

Kemudian maksud ketiga dari perintah Jokowi kepada menterinya, lanjut Mahfud, adalah bukan larangan. Akan tetapi lebih kepada pembatasan profesionalisme kerja para menteri.

"Boleh saja menteri terkait ber-statement tentang pemilu asal relevan dengan bidangnya," katanya.

"Misalnya, Mendagri (Tito Karnavian) ber-statement bahwa pemilu harus berjalan luber dan jurdil. Atau ber-statement bahwa pemerintah akan mendukung kemandirian dan netralitas KPU. Begitu itu malah bagus," tandas Mahfud.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:21

Wall Street Ditutup Menguat Didorong Harapan Negosiasi Iran-AS

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:08

Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Diduga Peras Perangkat Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:50

Menkes Budi Ajak Kreator Jadikan Pola Makan Sehat Sebagai Tren Baru

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:45

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jakarta Dicecar KPK soal Pengadaan Rel di DJKA

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:32

Harga Emas Melonjak Didorong Aksi Bargain Hunting dan Sentimen Geopolitik

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:21

Sentimen AI Pulihkan Bursa Eropa, STOXX 600 Menguat

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:12

OTT di Solo Raya: Selain Bupati Sukoharjo KPK Juga Amankan 4 Orang Lainnya

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:04

Ekonomi NTB Tumbuh 13,64 Persen, Peluang Lahirnya Inovasi Anak Muda Kian Terbuka

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:01

Kepindahan Narji dari PKS ke PSI Dianggap Kutu Loncat Gurem

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:58

Selengkapnya