Berita

Gurubesar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Prof. Zubairi Djoerban/Net

Politik

Hepatitis Akut Berat Sudah 300 Kasus di 20 Negara, Indonesia Naik jadi 15 Kasus

SENIN, 09 MEI 2022 | 16:19 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Penyebaran Hepatitis Akut Berat terus mengalami peningkatan. Berdasarkan informasi yang dihimpun Gurubesar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Prof. Zubairi Djoerban, jumlahnya kini sudah berlipat-lipat dari yang tercatat pada pekan kemarin.

Pada akhir pekan kemarin, data terakhir yang terpublikasi baru ada 3 anak di Indonesia yang diduga meninggal dunia karena terjangkit Hepatitis Akut Berat. Sementara di dunia baru sebanyak 170 kasus di 12 negara hingga Jumat (6/5).

"Hampir 300 kasus hepatitis misterius telah dilaporkan dari 20 negara," ujar sosok yang kerap disapa Prof. Beri ini melalui akun Twitternya, Senin (9/5).


Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) ini menuturkan, dari jumlah 300 kasus di dunia, paling banyak sebaran Hepatitis Akut Berat berada di negara-negara dalam satu kawasan.

"Sebagian besar kasus terdeteksi di Eropa dan sebagian kecil ada di Amerika dan Asia Tenggara," paparnya.

Adapun untuk di dalam negeri, jumlah kasus meningkat cukup tajam. Karenanya ia mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap potensi penularan penyakit ini.

"Hari ini Indonesia telah umumkan 15 kasus yang terdeteksi. Jaga lingkungan Anda dan keluarga tetap bersih," demikian Prof. Zubairi Djoerban.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya