Berita

Crazy Rich Grobogan, Joko Suranto (kiri) dalam podcast Mohamad Toha/Ist

Politik

Digadang-gadang Bakal Ikut Nyapres, Crazy Rich Grobogan Joko Suranto: Kalau Ditanya Kesiapan, Saya Siap

SENIN, 09 MEI 2022 | 08:38 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kesuksesan berbisnis, ketenaran, kedermawanan, dan kerendahhatian Joko Suranto membuat banyak pihak kagum. Tak heran, Crazy Rich Grobogan, Jawa Tengah ini diharapkan warga setempat bisa menjadi pengganti Jokowi pada 2024.

Isu Joko Suranto bakal ikut bersaing dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2004 itu makin santer saat ia kedapatan menemui satu tokoh politik di Solo, Mohamad Toha, yang merupakan anggota DPR RI dari Dapil V Jateng. Bahkan secara khusus, politikus PKB ini menggundang Joko untuk ngobrol melalui podcast.

Banyak hal diulas dalam podcast tersebut, salah satunya menyinggung tentang kebenaran informasi terkait Joko yang berminat maju sebagai capres 2024.


"Saya (dalam podcast) memberi parameter saja. Artinya, presiden itu kan jabatan politis. Nah, kami belum menanyakan, parpol mana yang akan dijadikan sebagai tempat berlabuh," kata Toha, dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Minggu (8/5).

Di luar dari PKB yang sudah memiliki Muhaimin Iskandar sang ketua umum sebagai calon presiden, Toha membenarkan bahwa saat ini sejumlah parpol sedang mencari sosok capres 2024.

"Misalkan Nasdem, ini kan (sedang) mengumpulkan nama-nama tokoh. ada Anies Baswedan, Prabowo Subianto, Ridwan Kamil, dan beberapa lainnya," terangnya.

Menjelang kontestasi Pemilu 2024 mendatang, menurut Toha, semua parpol dipastikan mencari kandidat terbaik yang layak dicalonkan sebagai presiden. Baik dari kader internal maupun eksternal.

"Seperti PKB, kan juga mencalonkan (Muhaimin Iskandar) presiden. Dari proses pengumpulan nama -nama itu, artinya pada detik-detik akhir tentunya akan diumumkan siapa yang akan dicalonkan," paparnya.

Mengingat figur seorang capres berhubungan dengan ranah politis, maka agar saat bertemu masyarakat tidak sendirian, diperlukan pendekatan ke parpol meskipun sudah memiliki tim sendiri.

"Tujuannya apa? Supaya parpol juga ikut memasukkan namanya dalam kontestasi di internal parpol yang bakal dijadikan sebagai sarana pencalonan itu," terang Toha yang juga sama-sama alumni UNS.

Berkaca dari karier politik Presiden Joko Widodo yang berangkat bukan dari pengurus parpol, Toha menyampaikan, proses yang dilalui Jokowi juga tetap melalui parpol, yakni PDIP.

"Ini saya sampaikan ke Pak Joko Suranto. Seperti bupati dan gubernur, ada juga yang terpilih bukan dari pengurus parpol. Mereka semula belum berpartai, namun karena ketokohannya, kemudian ditemukan oleh parpol untuk diusung sebagai kepala daerah," ujarnya.

Dalam pandangan Toha, Joko adalah figur yang enak diajak ngobrol dan berdiskusi. Kepedulian sosialnya untuk membantu masyarakat sangat tinggi hingga akhirnya viral.

"Karena sekarang ini eranya medsos, maka sesuatu hal yang dikerjakan di luar dari kebiasaan umum menjadi viral. Belum ada kan, orang mengerjakan (membangun) jalan sepanjang 1,8 kilometer dengan duit sendiri," sebutnya.

Toha sangat mengapresiasi atas tingginya kepedulian sosial Joko terhadap lingkungan, khususnya kepada masyarakat yang benar-benar sangat membutuhkan bantuan.

"Pak Joko ini mengaku sudah sejak kecil suka membantu teman-temannya. Misalnya punya duit Rp 100 ribu, maka yang Rp 30 ribu disisihkan untuk sosial. Sampai punya duit banyak pun masih dilakukannya," pungkas Toha.

Sementara itu, Joko Suranto tidak menampik isu yang menggadang-gadang dirinya akan maju dalam bursa calon presiden RI kelak.

"Saya tidak mau basabasi. Kalau ditanya kesiapan, saya siap. Karena Presiden itu alat bukan tujuan. Tujuan utama saya adalah berbuat baik," tandas Joko saat tengah berada di Kota Solo, Minggu (8/5).

Joko memiliki prinsip bahwa hidupnya harus bermanfaat bagi banyak orang dan tidak takut berbuat baik.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya