Berita

Ibu Negara AS Jill Biden mengobrol dengan Ibu Negara Ukraina Olena Zelensky dalam ruang sekolah di Uzhhorod, Ukraina Barat, Minggu (8/5) /Net

Dunia

Ibu Negara AS Temui Ibu Negara Ukraina, Ngobrol Cukup Lama di Dalam Gedung Sekolah Ukraina Barat

MINGGU, 08 MEI 2022 | 21:54 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Seusai mengunjungi Slovakia dan menemui pengungsi Ukraina disana, Ibu Negara Amerika Serikat Jill Biden melakukan kunjungan mendadak ke Ukraina.

Kunjungan mendadak itu dilakukan pada Hari Ibu (8/5), dan Jill bertemu dengan timpalannya dari Ukraina, Olena Zelensky.

Jill Biden melakukan perjalanan di bawah kerahasiaan, menjadi orang Amerika profil tinggi terbaru yang memasuki Ukraina selama konflik 10 minggu dengan Rusia.


“Saya ingin datang pada Hari Ibu,” kata Jill kepada Olena saat mereka bertemu di Uzhhorod, Ukraina Barat, dikutip oleh The Guardian pada Minggu (8/5).

“Saya pikir, sangat penting untuk menunjukkan kepada rakyat Ukraina bahwa perang brutal ini harus dihentikan. Rakyat Amerika Serikat mendukung rakyat Ukraina,” tambahnya.

Ibu negara AS itu melakukan perjalanan ke kota Uzhhorod sekitar 10 menit berkendara dari desa Slovakia, yang berbatasan dengan Ukraina.

Keduanya berkumpul di ruang kelas kecil, duduk di seberang meja satu sama lain dan berbicara di depan wartawan sebelum mereka bertemu secara pribadi, yang waktunya lebih dari satu jam.

Olena dan anak-anaknya telah berada di lokasi yang dirahasiakan demi keselamatan mereka.

Disitu, Olena menghaturkan ucapan terima kasih kepada Jill atas tindakan beraninya.

“Kami memahami apa yang diperlukan ibu negara AS untuk datang ke sini selama perang ketika aksi militer terjadi setiap hari, di mana sirene udara terjadi setiap hari, bahkan hari ini,” ujarnya kepada Ibu Negara AS.

Sekolah tempat mereka bertemu telah diubah menjadi perumahan transisi bagi para migran Ukraina dari tempat lain di negara itu.

Kunjungan tersebut memungkinkan Jill untuk melakukan jenis diplomasi pribadi yang ingin dilakukan suaminya sendiri.

Pertemuan antara kedua ibu negara itu terjadi setelah mereka saling berkorespondensi dalam beberapa pekan terakhir, menurut pejabat AS kepada The Guardian.

Kunjungannya terbatas di Ukraina barat, karena Rusia memusatkan kekuatan militernya di Ukraina timur.

Presiden AS Joe Biden belum mengunjungi negara itu, meskipun dia menyatakan keinginannya ketika dia berada di Polandia pada musim semi ini.

Pada saat itu tank-tank Rusia sedang bergerak maju di ibukota Kyiv, dan Biden mengatakan bahwa penasihat keamanannya telah menahannya untuk berkunjung.

Dalam beberapa minggu setelah perjalanan Biden ke Polandia terjadi, pasukan Rusia mundur dari Kyiv. Itu mengembalikan tingkat keamanan di ibu kota, dan pada akhirnya mendorong kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi kesana.

Kunjungan Pelosi terjadi beberapa hari setelah Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken dan Menteri Pertahanan Lloyd Austin melakukan hal serupa.

Gedung Putih baru-baru ini mengatakan pada pekan lalu, bahwa presiden AS mengisyaratkan dirinya “akan senang berkunjung”, tetapi tidak ada rencana baginya untuk melakukannya saat ini.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Pasar Jaya Minta Maaf soal Gunungan Sampah di Pasar Induk Kramat Jati

Minggu, 29 Maret 2026 | 00:01

BRIN Gandeng UAG University Kolaborasi Perkuat Talenta Peneliti Indonesia

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:40

Masyarakat Apresiasi Bazar dan Hiburan Rakyat di Monas

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:30

Menata Ulang Skema Konsesi Bandara

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:00

Tak Bisa Asal Gugat, Sengketa Partai Harus Selesai di Internal Dulu

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:41

Peradilan Militer Punya Legitimasi dan Tak Bisa Dipisahkan dari Sistem

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:21

Pasar Murah di Monas, Pemerintah Salurkan Ratusan Ribu Paket Sembako

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:05

Juara Hafalan Al-Quran di Lybia, Pratu Nawawi Terima Kenaikan Pangkat

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:41

Rudal Israel Hantam Mobil Pers, Fatima Ftouni Jurnalis Al Mayadeen Gugur

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:37

DPR Optimistis Diplomasi Pemerintah Amankan Kapal Pertamina di Selat Hormuz

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:17

Selengkapnya