Berita

Presiden Brasil Jair Bolsonaro dan Aktor Hollywood Leonardo DiCaprio /Net

Dunia

Presiden Brasil Geram Akan Cuitan Leonardo DiCaprio Terkait Hutan Amazon

MINGGU, 08 MEI 2022 | 17:27 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Merespons cuitan aktor Hollywood Leonardo DiCaprio terkait hutan Amazon yang semakin memburuk, Presiden Brasil Jair Bolsonaro telah mengatakan kepadanya untuk "menutup mulutnya".

Melalui Twitter, DiCaprio mengatakan bahwa dia ingin generasi muda untuk memilih pemimpin Brasil yang lebih berkontribusi terhadap kerusakan hutan hujan Amazon sejak berkuasa.

"Brasil adalah rumah bagi Amazon dan ekosistem lain yang penting bagi perubahan iklim," cuit Leonardo di akun Twitter resminya dikutip oleh CNN, Rabu (4/5).


"Apa yang terjadi di sana penting bagi kita semua dan pemungutan suara kaum muda adalah kunci dalam mendorong perubahan untuk planet yang sehat," tambahnya.

Geram akan cuitan tersebut, Bolsonaro mengecam DiCaprio, dan mengatakan bahwa aktor itu berbicara omong kosong.

Berbicara di Istana Alvarado Brasil, Bolsonaro mengingatkan bahwa wakil presiden Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) mengatakan bahwa tanpa agribisnis Brasil, dunia akan kelaparan.

"Jadi, DiCaprio lebih baik tutup mulut daripada berbicara omong kosong," ujar pemimpin Brasil itu kepada CNN.

Bolsonaro bahkan membalas komentar aktor tersebut melalui Twitter.

Dalam nada sarkas, dia berterima kasih kepada DiCaprio atas dukungannya dan menyatakan bahwa sangat penting bagi setiap orang Brasil untuk memilih dalam pemilihan mendatang pada Oktober.

Namun dia menambahkan bahwa warga Brasil-lah yang akan memutuskan apakah mereka ingin mempertahankan kedaulatan di Amazon atau diperintah oleh "penjahat yang melayani kepentingan asing".

Dalam tweet berikutnya, Bolsonaro mengkritik aktor itu karena salah memposting foto hutan Amazon dari tahun 2003, ketika berbicara tentang kebakaran hutan yang terjadi pada tahun 2019.

Meskipun begitu, CNN melaporkan bahwa perusakan hutan hujan terbesar di dunia itu telah melonjak sejak Jair Bolsonaro menjabat pada 2019.

Dia dilaporkan melemahkan perlindungan lingkungan, dengan alasan menghambat pembangunan ekonomi yang dapat mengurangi kemiskinan di wilayah Amazon.

Selain itu, pada bulan Oktober, sekelompok pengacara iklim bahkan mendesak Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) untuk menyelidiki Bolsonaro atas dugaan serangannya di Amazon, yang menurut mereka merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Mengutip laporan dari National Institute for Space Research (INPE) Brasil, CNN melaporkan bahwa bagian dari hutan hujan Amazon yang terkena dampak deforestasi dalam tiga bulan pertama tahun 2022 adalah yang tertinggi yang pernah tercatat.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya