Berita

Presiden Jokowi/Net

Politik

Jerry Massie: Jokowi Harus Ingat, Gibran dan Bobby Tak Jadi Siapa-siapa tanpa Megawati

JUMAT, 06 MEI 2022 | 22:41 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Etika Presiden Joko Widodo dipertanyakan publik, lantaran tak kunjung bersilaturahmi secara langsung dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri pada Hari Raya Idulfitri tahun ini. Jokowi lebih memilih liburan ke Bali bersama keluarganya.

Menurut Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie, sudah menjadi satu keharusan bagi Jokowi, yang notabene petugas partai moncong putih, untuk sowan kepada ketua umumnya meski merayakan lebaran pertama di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

"Sebetulnya kalau bukan hari pertama lebaran, maka hari kedua bisa ada kesempatan menyambangi kediaman Mega," ujar Jerry kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (6/5).


"Dalam dunia estetika etika ada istilah 'lady first'. Maka setidaknya Jokowi dan istrinya yang sowan ke Megawati," sambungnya.

Jerry melihat, ada suatu sikap politik yang ingin ditunjukkan Jokowi dalam momen lebaran ini. Di mana, ia lebih memilih tidak menyambangi, cukup bertegur sapa lebaran dengan Megawati dan putrinya yang tengah menjabat Ketua DPR RI Puan Maharani secara virtual.

Hal ini dia lihat bertentangan dengan sikap Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang justru tak mempersoalkan jarak untuk sowan ke Jokowi yang berlebaran di Yogyakarta. Prabowo berangkat dari Jakarta, dan kemudian kembali lagi ke Jakarta untuk bertemu Megawati dan Puan di kediamannya di Menteng, Jakarta Pusat.

Dari realita itu, Jerry menyimpulkan Jokowi tengah bersikap bertentangan dengan Megawati. Padahal di sisi yang lain, ada sejarah yang tak bisa dilupakan Jokowi. Sebab, putra sulungnya Gibran Rakabuming Raka, dan menantunya Bobby Nasution, bisa menang Pilkada berkat restu PDIP.

"Ingat, Gibran dan Bobby diusung PDIP. Mereka tidak jadi siapa-siapa kalau bukan karena Megawati. Jadi kalau saya condong melihat Jokowi seharusnya lebih ke Megawati," demikian Jerry.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

RUU Perampasan Aset Diusulkan Ganti Nama, Berikut Nomenklaturnya

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:07

Purbaya Sudah Cairkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda buat Gaji PPPK

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:52

Koperasi Jadi Kunci Hilirisasi Sawit dan Penguatan Daya Tawar Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:50

Songs for Sumatera-Human Initiative Pulihkan Fasilitas MIN 4 Aceh Tamiang

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:38

Subsidi Pertalite Bocor, Kelompok Kaya Masih Nikmati Kucuran Negara

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:32

Pengacara Gus Yaqut Bongkar Duduk Persoalan Pembagian Kuota Haji Tambahan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16

Usai Bertemu Purbaya, Bahlil Bakal Perketat Orang Kaya yang Pakai Pertalite

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:58

12 Saksi Diperiksa, Sekretaris Kepala BGN Ikut Terseret Kasus MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:46

Rudy Tanoe Irit Bicara soal Korupsi Penyaluran Bansos Usai Diperiksa KPK 4,5 Jam

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42

Selengkapnya