Berita

Presiden Prancis Emmanuel Macron /Net

Dunia

Usai Menang Pilpres, Macron Ubah Nama Partainya Jadi Renaissance

JUMAT, 06 MEI 2022 | 20:15 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Seusai mengalahkan Marine Le Pen dalam pemilihan presiden Prancis 2022, Presiden Prancis Emmanuel Macron yang sedang bersiap-siap untuk melakukan pemilihan kabinetnya melakukan hal yang cukup tak terduga oleh rakyat Prancis.

Partai Macron La Republique en Marche atau En Marche! telah memutuskan untuk mengubah namanya menjadi Renaissance menjelang pemilihan parlemen yang akan berlangsung pada bulan Juni.

Menurut pernyataan partainya, ini adalah bagian dari proses rebranding partai karena Macron berupaya mengamankan mayoritas parlemen dalam masa jabatan keduanya.


“Nama Renaissance berarti selalu memilih pencerahan daripada, lawan dari gelap dan samar”, ujar sekretaris jenderal partai yang baru mengganti namanya itu, Stanislas Guerini, dikutip oleh WION, Jumat (6/5).

“Partai politik harus merombak diri agar tetap eksis,” tambahnya.

Namun kali ini, Macron akan menghadapi tantangan berat melawan aliansi yang baru terbentuk yakni politisi faksi Jean-Luc Melenchon dan Marine Le Pen.

Menurut sebuah laporan di The Guardian, perubahan nama itu juga bisa menjadi pertunjukan niat dari pihak Macron untuk mendapatkan kembali pijakan yang hilang di pemerintah daerah di mana mereka belum berbuat banyak.

“Ini akan menjadi pesta rakyat, terbuka untuk warga negara,” kata Guerini.
Ternyata, ini bukan pertama kalinya partai Macron menggunakan nama Renaissance, karena nama tersebut juga pernah disiarkan sebagai alat kampanye utama partai tersebut selama pemilihan parlemen Uni Eropa pada 2019.
Nama sebelumnya 'La Republique en Marche' berasal dari gerakan politik yang diciptakan oleh Macron pada tahun 2016 yang dikenal sebagai En Marche! (Dalam Perjalanan).

Saat menjabat sebagai menteri ekonomi di masa itu, ia meluncurkan Namanya ke pemilu presiden pada 2017. WION mengatakan bahwa nama partai yang tidak konvensional tersebut digunakan Macron sebagai daya tariknya. Dan pada akhirnya Ia memenangkan pilpres itu.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Transformasi Besar-besaran Prabowo Bikin Banyak Orang Kaget

Minggu, 21 Juni 2026 | 14:14

Wapres AS Tiba di Swiss untuk Perundingan Damai dengan Iran

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:50

KPK Ungkap Modus Pinjam Bendera di Proyek Gedung Pemkab Lamongan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:19

Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-65 untuk Jokowi Lewat Instagram

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:05

Tidak Kena Pajak Daerah, Lapangan Golf Senayan Ottolima Layak Dievaluasi

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:04

Pemerintah Sambut Kritik Mahasiswa sebagai Penyempurna Kebijakan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:00

Nanik S. Deyang Dituntut Audit Total BGN dan Program MBG

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:32

Pemerintah Harus Siapkan Solusi Jangka Panjang Usai Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24

KPK-Pemprov DKI Sebarkan Pesan Antikorupsi Lewat Halte Setiabudi Integritas

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:22

Seskab dan Kepala BNN Diskusikan Ancaman Peredaran Narkoba Lewat Vape

Minggu, 21 Juni 2026 | 11:59

Selengkapnya