Berita

Jurubicara Kementrian Luar Negeri Vietnam Le Thi Thu Hang /Net

Dunia

Vietnam Protes Keras Terhadap Larangan Penangkapan Ikan di LCS oleh China

KAMIS, 05 MEI 2022 | 18:01 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

China baru-baru ini mengeluarkan larangan penangkapan ikan di Laut Timur atau Laut China Selatan (LCS) yang berlaku mulai 1 Mei dan diperkirakan akan berlangsung selama tiga bulan. Vietnam yang memiliki perairan di zona itu, merespons larangan tersebut dengan keras.

Larangan itu akan mencakup sebagian dari Teluk Tonkin dan kepulauan Hoang Sa (Paracel) di perairan Vietnam.

“Vietnam meminta China untuk menghormati kedaulatan Vietnam atas Kepulauan Paracel, hak berdaulat dan yurisdiksi atas zona maritimnya ketika mengambil tindakan untuk melestarikan sumber daya hayati di Laut Timur, tanpa memperumit situasi menuju menjaga perdamaian, stabilitas dan ketertiban di Laut Timur," ujar jurubicara Kementrian Luar Negeri Vietnam Le Thi Thu Hang, seperti dimuat oleh RFA, Rabu (4/5).


Dikutip dari VietnamNet pada Kamis (5/5), Menurut LSM Masyarakat Perikanan Vietnam, ini adalah tindakan China yang sepihak, berulang, dan tidak masuk akal.

Tindakan itu juga dikatakan secara serius melanggar kedaulatan, hak, dan kepentingan Vietnam di zona ekonomi eksklusif (ZEE), serta hukum internasional, termasuk Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tahun 1982 tentang Hukum Laut dan dokumen hukum internasional yang kini masih berlaku.

Mereka menegaskan itu bertentangan dengan deklarasi tentang Perilaku Para Pihak di LCS (DOC).

Penerbitan larangan tahunan dan perpanjangan larangan penangkapan ikan di LCS itu meningkatkan risiko bentrokan antara kapal penangkap ikan Vietnam dan penjaga pantai China, menghambat operasi normal kapal penangkap ikan Vietnam dan nelayan di perairan Vietnam.

LSM itu mengatakan larangan sepihak dari China tersebut dinyatakan batal demi hukum di perairan Vietnam, dan menuntut Beijing untuk segera mengakhirinya.

Lembaga itu juga meminta agar lembaga lain yang kompeten menentang keras dan mengambil tindakan drastis untuk segera melakukan hal yang serupa.

Pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mendorong para nelayan Vietnam agar mematuhi hukum dan melindungi hak-hak mereka yang sah saat menangkap ikan di laut.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Indonesia Siap Fasilitasi Dialog Junta dan Kelompok Etnis Myanmar

Kamis, 16 Juli 2026 | 14:07

Status Tersangka Febrie Adriansyah Sempat Diralat, Yusril Harap Kejagung On The Track

Kamis, 16 Juli 2026 | 14:05

Kemlu Pastikan Penutupan Bandara di Arab Saudi Tak Berdampak pada Jemaah Umrah Indonesia

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:51

Prabowo Resmikan Groundbreaking PSN LNG Abadi Masela dari Istana

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:47

Kemlu Ungkap Kondisi Terkini WNI Usai AS Kembali Menyerang Iran

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:45

Pemerintah Siapkan Pajak 0 Persen hingga 50 Tahun untuk Pengusaha

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:43

Menko PM Dorong USG Jadi Pusat Lahirnya SDM Unggul Indonesia

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:23

Imparsial Desak Perpres Nomor 66/2025 Dicabut

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:23

Mendagri Pilih Bungkam soal Fenomena Sekolah Sepi Murid

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:22

Lionel Messi Bawa Argentina ke Final Piala Dunia 2026

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:14

Selengkapnya