Berita

Tangkapan layar peluncuran rudal hipersonik YJ-21 dari dek kapal perusak Wuxi Tipe 055/Net

Dunia

China Sukses Luncurkan Rudal Hipersonik dari Kapal Perusak, Pertama di Dunia?

RABU, 04 MEI 2022 | 04:29 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

China telah mengejutkan dunia melalui video peluncuran rudal hipersonik yang ditembakkan dari kapal perusak. Bisa dikatakan ini adalah kejadian pertama kali di dunia, sebuah rudal hipersonik ditembakkan selain dari kapal karier.

Dikutip dari WION pada Selasa (3/5), Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat (PLAN) menerbitkan klip peluncuran itu pada 19 April, yang menunjukkan rudal hipersonik YJ-21 ditembakkan dari kapal perusak.

Dalam klip video dugaan peluncuran, rudal tersebut terlihat diluncurkan dari kapal perang Wuxi, salah satu perusak Tipe 055.


Menurut laporan mereka, Wuxi adalah kapal perusak terbesar dan tercanggih di China. Dilengkapi dengan sistem target dan radar tercanggih di negeri itu. Kapal tersebut ditugaskan di Qingdao pada Maret ini.

Jika melihat permukaan kontrol sederhana rudal menunjukkan bahwa itu bukan rudal permukaan-ke-udara (SAM), yang dirancang untuk menyerang pesawat jet yang bergerak cepat dan mampu menghindar rudal konvensional.

Jika analisis dan data YJ-21 yang disebarluaskan itu benar, China telah menjadi negara pertama di dunia yang secara operasional dapat meluncurkan rudal hipersonik dari kapal perusak.

Ini bahkan menyalip rencana Amerika Serikat yang akan melakukan hal yang sama dengan menggunakan USS Zumvalt.

Karakteristik Rudal YJ-21 sepenuhnya tidak diketahui. Namun menurut banyak laporan, rudal itu diperkirakan memiliki jangkauan hingga 1.500 kilometer.

Kendati begitu, kemunculan YJ-21 ini tidak sepenuhnya tak terduga. Pada 2020, Departemen Pertahanan AS memperkirakan bahwa China akan melengkapi kapal penjelajah Type 055 dengan rudal semacam itu.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya