Berita

Ilustrasi Riyal Arab Saudi /Net

Dunia

Pakistan Terima Sukuk Dari Arab Saudi Sebesar Rp 115 Triliun, Mungkin Bisa Dapat Lebih Kedepannya

MINGGU, 01 MEI 2022 | 16:22 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Pakistan yang kini dikepalai oleh Perdana Menteri baru dan masih bergulat dengan krisis ekonomi telah mendapatkan sukuk yang sangat besar dari Arab Saudi, nilainya ditaksir sekitar 8 miliar dolar AS atau Rp 115 T.

Pemberian sukuk itu disepakati selama kunjungan Perdana Menteri Shehbaz Sharif ke Riyadh.

Paket 8 miliar dolar AS ini termasuk penggandaan fasilitas pembiayaan minyak, uang tambahan baik melalui deposito atau Sukuk, dan penggandaan fasilitas senilai 4,2 miliar yang ada.


"Namun, detail teknis sedang dikerjakan dan akan memakan waktu beberapa minggu untuk menyiapkan dan menandatangani semua dokumen," ujar sumber Kementrian Keuangan Pakistan, seperti dimuat oleh NDTV, Minggu (1/5).

Shehbaz Sharif bersama delegasinya telah meninggalkan Arab Saudi, tetapi Menteri Keuangan Pakistan Miftah Ismail masih tinggal di sana untuk menyelesaikan masalah teknis sukuk tersebut.

"Saya baru saja mengucapkan selamat tinggal kepada Perdana Menteri Shehbaz Sharif dan rekan-rekan lainnya di Bandara Jeddah, yang sedang dalam perjalanan ke Islamabad setelah singgah sebentar di Abu Dhabi untuk bertemu Putra Mahkota Muhammad Bin Zayed. Saya tetap di SA untuk bertemu pejabat Saudi dan memulai pembicaraan tingkat teknis," cuit Ismail di akun Twitter resminya.

Menurut Ismail, proposal Pakistan untuk menggandakan fasilitas minyak dari 1,2 miliar menjadi 2,4 miliar dolar AS diterima oleh Arab Saudi. Saudi juga setuju bahwa simpanan yang ada, sebesar 3 miliar akan diperpanjang untuk periode yang diperpanjang hingga Juni 2023.

"Pakistan dan Kerajaan Arab Saudi kini membahas paket tambahan, nilainya lebih dari 2 miliar dolar AS baik melalui deposito atau Sukuk. Jadi, kemungkinan lebih banyak uang akan diberikan ke Islamabad," ujar kantor Ismail.

Sebelumnya pada Desember 2021, Arab Saudi telah memberikan deposito 3 miliar dolar AS kepada Bank Negara Pakistan dan juga memberi Islamabad 100 juta dolar AS untuk pengadaan minyak setelah fasilitas minyak Saudi disana mulai beroperasi pada Maret 2022.

Di bawah pemerintahan Imran Khan, Arab Saudi sempat memberi Pakistan paket sebesar 4,2 miliar dolar AS, termasuk deposito 3 miliar dan fasilitas minyak 1,2 miliar selama satu tahun.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Pasar Jaya Minta Maaf soal Gunungan Sampah di Pasar Induk Kramat Jati

Minggu, 29 Maret 2026 | 00:01

BRIN Gandeng UAG University Kolaborasi Perkuat Talenta Peneliti Indonesia

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:40

Masyarakat Apresiasi Bazar dan Hiburan Rakyat di Monas

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:30

Menata Ulang Skema Konsesi Bandara

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:00

Tak Bisa Asal Gugat, Sengketa Partai Harus Selesai di Internal Dulu

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:41

Peradilan Militer Punya Legitimasi dan Tak Bisa Dipisahkan dari Sistem

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:21

Pasar Murah di Monas, Pemerintah Salurkan Ratusan Ribu Paket Sembako

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:05

Juara Hafalan Al-Quran di Lybia, Pratu Nawawi Terima Kenaikan Pangkat

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:41

Rudal Israel Hantam Mobil Pers, Fatima Ftouni Jurnalis Al Mayadeen Gugur

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:37

DPR Optimistis Diplomasi Pemerintah Amankan Kapal Pertamina di Selat Hormuz

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:17

Selengkapnya