Berita

Anggota Parlemen Inggris Partai Konservatif, Neil Parish/Net

Dunia

Kepergok Nonton Film Porno Saat Sidang, Anggota Parlemen Inggris Pilih Mundur

MINGGU, 01 MEI 2022 | 05:42 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Seorang anggota parlemen Inggris yang telah diskors dari Partai Konservatif (Tory) akibat menonton pornografi saat rapat komisi akhirnya memilih mengundurkan diri.

Sebelumnya, Partai Tory telah menangguhkan keanggotaan Neil Parish pada Jumat kemarin usai melaporkan dirinya ke komisaris standar parlemen bahwa dia telah menonton pornografi sebanyak dua kali saat rapat di Majelis Rendah Inggris, House of Commons.

Parish akhirnya mengundurkan diri pada Sabtu dini hari waktu setempat, di tengah penyelidikan masih dilakukan.


"Pada akhirnya saya bisa melihat bahwa kehebohan dan kerusakan yang saya sebabkan kepada keluarga saya dan asosiasi konstituen saya, itu tidak layak untuk diteruskan," ujar Parish sambil menangis kepada BBC, Sabtu (30/4).

Parish mengatakan, pertama kali dia melihat materi pornografi itu secara tidak sengaja ketika mencari traktor di situs dengan nama yang mirip, dan kemudian menontonnya sebentar.

“Itu seharusnya saya tidak saya lakukan,” sesal Parish.

"Tetapi dosa terbesar saya adalah ketika melakukan hal itu dengan sengaja untuk kedua kalinya. Itu saya lakukan disaat rapat voting," tambahnya.

Ditanya apa yang ada di benaknya disaat melakukan aksi nyeleneh itu, dia menggambarkannya sebagai ‘momen hilang akal’.

Awal pekan ini media Inggris telah melaporkan bahwa seorang menteri wanita mengatakan dia telah melihat seorang rekan pria melihat materi pornografi sambil duduk di sampingnya di ruang Commons.

Saat itu Parish mengakui bahwa dia tidak bermaksud agar orang-orang di sekitarnya ikut melihatnya.

"Saya tidak akan membela apa yang saya lakukan. Apa yang saya lakukan benar-benar sepenuhnya salah,” pungkas Parish.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya