Berita

Dahlan Iskan blusukan ke Samarinda/Disway

Dahlan Iskan

Kembang Janggut

SABTU, 30 APRIL 2022 | 05:05 WIB | OLEH: DAHLAN ISKAN

UNTUNG saya bisa pulang: di hari terakhir bulan puasa kemarin. Mahal. Harus beli tiket seharga Rp 14 juta. Untuk sekali jalan. Samarinda-Surabaya.

Alhamdulillah. Bisa pulang.

Lebaran begitu penting –di Indonesia. Energi nasional begitu besar dicurahkan untuk Lebaran.


Itu tidak rasional. Tapi terjadi di mana-mana. Pun di negara tidak bertuhan seperti Tiongkok. Yang kalau Imlek, 400 juta orang yang mudik.

Juga di Korea Selatan –di tahun baru mereka. Pun di Amerika. Menjelang liburan Natal.

Dan menjelang Lebaran itu saya justru ke pulau Jawa. Maka selama heboh terakhir minyak goreng, di tempat nun jauh. Saya di pedalaman Kaltim: di Kembang Janggut. Tidak jauh dari tempat pacar saya dulu mengajar –45 tahun lalu.

Maka selama heboh terakhir minyak goreng itu saya sibuk: menggeser-geser pantat agak tidak penat. Juga sulit sinyal. Sampai saya tidak tahu kalau Presiden Jokowi telah meralat keputusan Menko Perekonomian yang meralat keputusan Presiden Jokowi.

Saya sampai diejek pembaca Disway: beritanya telat!

Ampuuuuuun.

Mohon maaf lahir batin –orang tua memang lebih banyak salahnya, meski juga lebih banyak uangnya.

Memang saya sok sering menggunakan logika –yang ternyata sering salah juga.

Logika saya: keputusan seorang menko pasti jalan. Dulunya kan begitu. Bahkan lebih jalan dari keputusan siapa pun.

Logika yang lain: tidak mungkin sebuah keputusan seorang menko hanya akan berumur beberapa jam. Istilah ''seumur jagung'' pun ternyata masih kepanjangan.

Semua logika saya itu ternyata salah.

Minal Aidin Wal Faizin

Kesalahan saya yang lain: ternyata saya tidak bisa menulis panjang di dalam mobil yang guncangannya mengalahkan goyang Inul di waktu muda.
 
Maka tulisan edisi kemarin pun ternyata begitu pendeknya. Padahal, banyak pembaca menginginkan tulisan panjang: lagi banyak yang kelebihan waktu di kemacetan mudik.

Semoga segala dosa dan kesalahan saya itu dimaafkan.

Maka inilah tulisan agak panjang tentang sesuatu yang dramatis, yang dua hari lalu tidak bisa dimuat –kegeser oleh minyak goreng. Sambil beri saya kesempatan untuk meluruskan  pinggang.


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya